liga-indonesia

Yuran Fernandes Dilarang Main 12 Bulan, Pelatih PSM Makassar: Bahkan di Korea Utara Tak Ada Hukuman Seperti Ini

Minggu, 11 Mei 2025 | 19:30 WIB
Yuran Fernandes dijatuhi sanksi 12 bulan larangan aktif di sepak bola Indonesia usai kritik ke PSSI, PSM Makassar ajukan banding. (Liga Indonesia Baru)

Ia berharap proses banding bisa menghasilkan keputusan yang lebih proporsional dan adil bagi pemain.

Baca Juga: Bermain di Kanjuruhan, Arema FC Optimis Bisa Atasi Persik Kediri di Laga Pekan ke-32 Liga 1

Kasus ini tidak hanya menjadi perbincangan di dalam negeri, tetapi juga menarik perhatian media asing.

Seorang jurnalis asal Portugal bahkan mempertanyakan keputusan tersebut ketika mendengar Yuran dikenai sanksi selama setahun.

“Dia sempat mengira ini adalah lelucon April Mop. Tak ada negara yang menjatuhkan hukuman seperti ini,” ujar Tavares.

Baca Juga: MotoGP dan Harley-Davidson Siapkan Kejuaraan Balap Motor Khusus Harley Mulai 2026

Pelatih asal Portugal tersebut turut membandingkan dengan pengalaman pribadinya selama melatih di berbagai negara.

Ia mengaku pernah bekerja di tiga benua, termasuk di negara yang dikenal memiliki sistem ketat seperti Korea Utara.

Namun, bahkan di negara dengan regulasi ketat tersebut, ia belum pernah melihat pemain diberi hukuman selama itu hanya karena menyampaikan kritik.

Baca Juga: Tunjukkan Permainan Brilian, Borneo Hornbills Jegal Bima Perkasa Jogja

“Di Korea Utara pun tidak ada kejadian seperti ini. Mereka justru memiliki aturan yang jelas,” imbuhnya.

Tavares menegaskan bahwa kritik yang disampaikan oleh Yuran seharusnya bisa menjadi bahan evaluasi, bukan justru dibalas dengan hukuman berat.

Ia berharap Komdis PSSI bisa melihat konteks yang lebih luas serta meninjau ulang keputusan tersebut demi menjaga iklim sepak bola yang sehat dan terbuka terhadap masukan.

Saat ini, PSM Makassar masih menunggu hasil banding sembari berharap Yuran bisa kembali memperkuat tim lebih cepat.

Klub asal Makassar itu juga menginginkan adanya kejelasan hukum dan konsistensi dalam pengambilan keputusan yang menyangkut nasib pemain.

Halaman:

Tags

Terkini