SportlinkNews - Hong Widodo merupakan salah satu sosok legendaris dalam sejarah panjang Persis Solo.
Ia mengabdikan diri sebagai pemain Laskar Sambernyawa selama belasan tahun, tepatnya pada era 1960 hingga 1970-an.
Dalam sebuah sesi podcast TribunSolo yang dikutip oleh SportlinkNews, Hong Widodo menceritakan perjalanan kariernya sebagai pesepak bola amatir yang bermain untuk klub kebanggaan warga Solo.
Baca Juga: Ester Absen di Indonesia Open 2025, Daniel Direncanakan Kembali Bertanding
Hong pertama kali bergabung dengan Persis Solo ketika masih duduk di bangku SMA, di usia 17 tahun.
Kala itu, dunia sepak bola masih sangat kental dengan nuansa amatir.
Tidak ada kontrak profesional ataupun bayaran tetap yang diterima oleh para pemain.
“Waktu itu benar-benar amatir, tidak ada bayaran sama sekali."
"Jadi kalau dipanggil main untuk Persis, rasanya sangat membanggakan,” ujar Hong.
Menurutnya, menjadi pemain Persis di masa itu lebih karena dorongan rasa cinta terhadap klub daerah, bukan untuk mencari penghasilan.
Baca Juga: GR Yaris Rally2 Bakal Digeber TGRI di Kejurnas Rally dan Sprint Rally, Ini Spesifikasinya
Mayoritas pemain Persis Solo pun berasal dari daerah sekitar Solo, bukan dari luar kota.
“Selama saya main di Persis, sangat jarang ada pemain dari luar."