liga-indonesia

Heboh Video Ruang VAR Kosong, I.League Ungkap Fakta Sebenarnya

Senin, 27 April 2026 | 23:53 WIB
Ruang VAR di Stadion Batakan. (I.League)

SportlinkNews - Operator kompetisi Championship 2025/26, I.League, akhirnya angkat bicara untuk meredam kegaduhan yang terjadi di jagat maya. Langkah ini diambil menyusul viralnya potongan video yang memperlihatkan seolah-olah ruang Video Assistant Referee (VAR) tidak berpenghuni saat laga Persiba Balikpapan kontra PSS Sleman.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan tersebut sempat menuai tanda tanya besar dari para pencinta sepak bola nasional. Namun, I.League dengan tegas membantah spekulasi negatif dan menyatakan bahwa seluruh prosedur teknologi pembantu wasit tersebut tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Kepastian mengenai kelancaran fungsi VAR disampaikan langsung oleh Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, guna menjaga kepercayaan publik. Ia menjamin bahwa tidak ada satu pun personel yang meninggalkan pos tugas mereka selama duel sengit tersebut berlangsung di lapangan.

Baca Juga: Putri KW Siap Buka Jalan, Indonesia Bidik Juara Grup Lawan Chinese Taipei di Piala Uber 2026

"I.League memastikan bahwa seluruh proses VAR berjalan sesuai standar dan protokol yang berlaku. Tidak ada kendala dalam operasional pengambilan keputusan di lapangan," kata Ferry.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa koordinasi antara wasit utama dan petugas di ruang kontrol tetap terjaga sepanjang laga. Meski begitu, pihak operator tidak menampik adanya masalah lain yang muncul di luar ranah operasional teknis perwasitan.

I.League mengaku polemik ini bersumber dari kegagalan sistem pada sisi produksi siaran yang sampai ke layar kaca penonton. Hal tersebut yang memicu munculnya visual menyesatkan yang memperlihatkan ruangan kosong, padahal kenyataannya para petugas sedang bekerja intensif.

Baca Juga: Piala Thomas 2026: Indonesia vs Prancis, Menang Lolos, Kalah Terancam Tersingkir

Penjelasan teknis ini bertujuan untuk meluruskan persepsi masyarakat agar tidak terjebak dalam disinformasi yang beredar di media sosial. Ferry menjelaskan apa yang dilihat oleh penonton melalui potongan video tersebut merupakan kesalahan sinkronisasi gambar.

"Terkait tayangan yang beredar, kami mengidentifikasi adanya system error pada sisi penayangan sehingga visual yang muncul tidak merepresentasikan kondisi real-time di ruang VAR," ucapnya.

I.League berharap publik bisa memahami bahwa integritas pertandingan tetap menjadi prioritas utama bagi operator dalam setiap jenjang kompetisi. Penggunaan teknologi VAR di kompetisi Indonesia dipastikan tetap mengacu pada regulasi internasional yang ketat dan tidak bisa dimanipulasi.

Baca Juga: Spanyol Tegaskan Ambisi Gelar Final Piala Dunia 2030 di Santiago Bernabeu

Komitmen untuk menyelenggarakan liga yang bersih dan transparan kembali digaungkan oleh Ferry. Ia ingin memastikan investasi besar pada teknologi ini benar-benar memberikan rasa adil bagi seluruh klub yang berkompetisi.

"I.League berkomitmen menjaga integritas kompetisi dan memastikan penggunaan teknologi VAR dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Persija Jakarta Resmi Kontrak Pratama Arhan

Senin, 6 Juli 2026 | 20:16 WIB