liga-indonesia

Pieter Huistra Sambut Positif League Cup, Tinggal Tunggu Aturan Mainnya

Kamis, 30 Juli 2026 | 15:46 WIB
Skuat PSS Sleman terus mengasah dirinya dengan latihan intensif. (PSS Sleman)

SportlinkNews - Super League 2026/27 kembali akan menjadi arena pertarungan bagi skuat PSS Sleman sebagai tim promosi setelah sebelumnya terlempar ke Liga Championship.

Kini, dengan rivalitas yang semakin tinggi, PSS Sleman dituntut untuk mempersiapkan diri dengan lebih matang sebelum mengarungi kompetisi musim baru.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, mengakui adanya perbedaan signifikan dibandingkan saat tim berkompetisi di Championship musim lalu.

Baca Juga: Catatan Menarik Statistik Balap F1 Hingga Pertengahan Musim 2026

Menurutnya, tantangan yang dihadapi PSS pada musim ini akan jauh lebih berat, terutama dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak dan jadwal kompetisi yang semakin padat.

“Kami akan menghadapi lebih banyak pertandingan dibandingkan musim lalu," buka sang pelatih Pieter Huistra, Selasa (29/7/2026).

"Selain menjalani 34 laga di liga, kami juga akan tampil di Piala Liga (League Cup). Karena itu, kami harus memiliki kedalaman skuat yang cukup untuk menghadapi jadwal yang padat,” ucapnya.

Baca Juga: Curhatan Pedro Acosta: Ogah Disia-siakan di KTM, Ducati Jadi Tujuan

Selain melakoni 34 pertandingan di Super League, Super Elja juga berkiprah di turnamen League Cup yang diikuti oleh 38 kontestan (Super League 18 klub dan Championship 20 klub).

Dengan jadwal laga yang ketat, rotasi pemain menjadi strategi penting serta kebutuhan mutlak untuk menjaga kebugaran dan konsistensi performa tim sepanjang musim ini

Pelatih asal Groningen ini kemudian menyebutkan pentingnya penambahan jumlah komposisi pemain tidak hanya untuk merotasi pemain melainkan sebagai opsi penting mengembangkan taktikal tim saat kompetisi bergulir.

Baca Juga: Menghadapi Super League 2026/27 Ko Myeong-seok Jadi Pilar Baru di Lini Pertahanan Dewa United Banten FC

“Rotasi pemain sangat mutlak melihat jumlah pertandingan yang akan kami mainkan. Selain itu juga menjadi opsi secara taktikal dengan jumlah pertandingan yang padat di musim ini,” jelas Huistra.

Pada sisi lain, situasi tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain muda Super Elja untuk merasakan atmosfer pertandingan kompetitif di level senior.

Halaman:

Tags

Terkini