SportlinkNews - Persija Jakarta sukses mengamankan peringkat ketiga Piala Presiden 2026 usai menundukkan Arema FC. Skuad Macan Kemayoran menang dengan skor 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (6/7) sore WIB.
Keunggulan Persija dibuka saat laga baru berjalan tujuh menit melalui aksi ciamik Witan Sulaeman. Memanfaatkan umpan matang Faturrahman, ia sukses mengarahkan bola ke sudut sempit gawang Arema FC.
Arema FC yang tertinggal berupaya keras merespons hingga berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28. Berawal dari skema eksekusi bola mati Gustavo Franca, kemelut tercipta di depan gawang lawan.
Baca Juga: Persik Boyong Sergio Castel Pertajam Lini Serang Skuat Macan Putih
Salim Tuharea memanfaatkan situasi liar tersebut untuk menceploskan bola ke dalam jaring. Gol balasan tersebut mengubah papan skor menjadi sama kuat 1-1.
Singo Edan sebenarnya sempat berbalik unggul menjelang akhir babak pertama tepatnya pada menit ke-43. Marcos Vinicius berhasil menggetarkan gawang Persija melalui sebuah penyelesaian akhir.
Namun, wasit memutuskan untuk membatalkan gol tersebut usai meninjau ulang tayangan VAR. Kedudukan imbang 1-1 pun bertahan hingga peluit tanda turun minum dibunyikan.
Baca Juga: Persib Waspadai Serangan Balik Persebaya di Laga Final Piala Presiden 2026
Memasuki babak kedua, Persija memperoleh peluang emas untuk kembali unggul pada menit ke-61. Gustavo Almeida menerima umpan terobosan Fabio Calonego melalui skema serangan balik cepat.
Sayangnya, tembakan Almeida masih mampu ditepis secara gemilang oleh kiper Arema FC, Syahrul Trisna. Kegagalan tersebut tidak menyurutkan tekanan yang dilancarkan Persija..
Kebuntuan Persija akhirnya terpecahkan pada menit ke-73 lewat skema serangan yang dibangun rapi. Bola muntah hasil tepisan Syahrul Trisna atas sepakan Witan Sulaeman disambar langsung oleh Arliansyah.
Baca Juga: Catat Nih, Jadwal Pertandingan Final dan Perebutan Tempat Ketiga Piala Presiden 2026
Persija memperlebar jarak keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-87 lewat gol Victor Dethan. Mengandalkan umpan terobosan cerdik Witan, ia menyelesaikan peluang dengan sangat tenang.
Tim Ibu Kota sempat menambah gol lagi pada masa injury time tepatnya menit ke-90+6 melalui Witan. Akan tetapi, hakim garis menganulir gol tersebut karena Dethan sudah terjebak posisi offside.