SportlinkNews - PSSI mengumumkan perubahan jadwal Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan ketua umum dari Mei menjadi Juli 2027. Keputusan pergeseran agenda ini berimplikasi langsung pada masa kepemimpinan federasi sepak bola nasional.
Pengunduran pemilihan tersebut disepakati setelah PSSI menggelar Kongres Biasa. Agenda tersebut dilangsungkan di Jakarta, Senin (3/8).
Di tengah kepastian perubahan jadwal tersebut, isu keberlanjutan kepemimpinan Erick Thohir kembali menjadi sorotan utama. Ketua Umum PSSI itu memberikan tanggapan terbuka mengenai peluangnya untuk kembali mencalonkan diri pada 2027.
Baca Juga: Kim Sang-sik: Vietnam Wajib Menang atas Indonesia
Kendati demikian, Erick menegaskan penentuan sikap tidak akan diambil secara sepihak tanpa pertimbangan matang. Komunikasi bersama jajaran pemangku kepentingan utama tetap menjadi prioritas pertimbangan utamanya.
"Satu, pasti saya berdiskusi dahulu dengan pemerintah dan FIFA, dan tentu yang milih masyarakat sepak bola. Itu yang kita lihat," kata Erick.
Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tersebut menekankan pentingnya mengutamakan kemajuan sepak bola di atas kepentingan pribadi. Menurutnya, pimpinan federasi mendatang haruslah figur yang benar-benar membawa dampak terbaik bagi olahraga nasional.
Baca Juga: Bangkit! Timnas Voli Putri Indonesia Petik Kemenangan Perdana di SEA V Cup 2026
"Jadi kita tidak dalam posisi mau atau tidak (mencalonkan kembali). Siapa pun yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," ucapnya.
Berdasarkan statuta PSSI, peluang Erick untuk kembali bersaing dalam bursa pemilihan ketua umum sejatinya terbuka lebar. Aturan federasi membolehkan seorang pimpinan untuk menjabat lebih dari satu masa bakti.
Menurut Statuta PSSI 2025, seorang Ketua Umum PSSI dapat menjabat selama 4 tahun dalam satu periode. Ia dapat dipilih kembali untuk memimpin federasi dengan total maksimal 3 kali periode, baik dilakukan secara berturut-turut maupun tidak berturut-turut.
Awalnya, hajatan besar untuk menentukan tampuk pimpinan PSSI diproyeksikan berlangsung lebih cepat dari jadwal hasil penyesuaian. Sejatinya, KLB PSSI untuk memilih ketua umum yang baru, dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027.
Akan tetapi, setelah lewat proses musyawarah dan mempertimbangkan sejumlah hal, KLB PSSI diundur hingga Juli 2027. Pergeseran tersebut diambil setelah mencermati dinamika organisasi di tingkat pusat dan daerah.
Artikel Terkait
PSSI Serahkan Aturan Suporter Tandang ke I.League
Erick Thohir Tegaskan PSSI Berada di Pihak FIFA
Presiden Prabowo Subianto Patok Target Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
Presiden: Sepak Bola Bangun Karakter Bangsa, Indonesia Harus Bidik Piala Dunia 2030
PSSI Siap Jawab Amanah Presiden Menuju 2030