liga-indonesia

Tutup Gelaran Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait Berharap Sepak Bola Terus Beri Manfaat Nyata

Jumat, 7 Agustus 2026 | 16:56 WIB
Ketua Pelaksana (SC) Piala Presiden 2026 Tsamara Amany bersama Ketua Organizing Committee Maruarar Sirait dalam jumpa pers beberapa waktu lalu.

SportlinkNews - Apresiasi tinggi diberikan Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, atas keberhasilan Persebaya Surabaya merengkuh gelar juara. Selain mengucapkan selamat, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah menggerakkan roda perekonomian sepanjang turnamen.

Ucapan selamat secara khusus ditujukan kepada Persebaya yang sukses mengandaskan perlawanan Persib Bandung di partai puncak. Laga pamungkas yang berlangsung ketat tersebut digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Kamis (6/8) malam WIB.

Persebaya mengalahkan Persib lewat adu penalti. Penentuan pemenang harus melewati tos-tosan karena kedua tim imbang 1-1 di waktu normal hingga perpanjangan waktu.

Baca Juga: PSIM Jogja Rekrut Striker Asal Paraguay untuk Pertajam Lini Depan

“Selamat kepada Persebaya Surabaya atas keberhasilannya menjadi Juara Piala Presiden 2026,” ujar Maruarar.

Penghargaan dan ucapan terima kasih mendalam turut dialamatkan kepada seluruh elemen yang menyukseskan gelaran pramusim ini. Apresiasi tersebut diberikan kepada klub peserta, pemain, pelatih, ofisial, suporter, panitia, sponsor, hingga insan media.

“Mari terus junjung tinggi sportivitas, saling menghormati, dan bersama-sama memajukan sepak bola Indonesia. Sampai jumpa di Piala Presiden berikutnya,” ucapnya.

Baca Juga: Persib Gagal di Piala Presiden, Igor Tolic Kini Fokus ke Super League dan ACL Two

Guna melihat langsung dampak ekonomi turnamen, Maruarar sempat meninjau area komersial di luar lapangan sebelum sepak mula final dimulai. Pria yang akrab disapa Ara tersebut menyambangi deretan stan UMKM serta mencicipi berbagai produk kuliner lokal.

Tingkat partisipasi pedagang kecil dinilai sangat luar biasa di seluruh kota penyelenggara turnamen. Semangat para pelaku usaha terlihat konsisten mulai dari fase penyisihan di Bandung dan Surabaya hingga babak pamungkas di Bali.

Keterlibatan sektor usaha kecil menjadi bukti nyata bahwa sepak bola memiliki daya dorong ekonomi yang kuat. Industri olahraga ini terbukti mampu menghadirkan manfaat finansial bagi masyarakat di samping fungsi utamanya sebagai sarana hiburan.

Baca Juga: Nama Java United FC Gantikan Malut United di Kompetisi Super League 2026/27

Maruarar menegaskan integrasi UMKM memang telah dirancang sejak tahap perencanaan turnamen. Komitmen tersebut diambil agar dampak positif kompetisi dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.

“Kami ingin manfaat turnamen ini tidak hanya dirasakan oleh klub dan suporter, tetapi juga oleh para pelaku usaha kecil yang mendapat kesempatan untuk berkembang, memperluas pasar, dan meningkatkan pendapatan,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini