liga-indonesia

Persija vs Persib Masuk Pekan Awal, I.League: Bukan Keputusan Sembarangan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:24 WIB
Direktur Utama I.League Ferry Paulus menjelaskan tentang kompetisi baru liga putri, Indonesia Women's League (IWF) yang akan mulai bergulir 17 Oktober hingga 31 Januari 2027.

SportlinkNews - Pertemuan Persija Jakarta dan Persib Bandung langsung menjadi salah satu sajian besar pada awal perjalanan Super League 2026/2027. Duel sarat rivalitas tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada pekan kedua kompetisi berjalan.

Penempatan pertandingan dua klub dengan basis suporter besar itu dipastikan I.League telah jadwal disusun melalui sistem yang mencoba mengakomodasi berbagai kebutuhan klub peserta.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan mekanisme penyusunan kalender Super League 2026/2027 mengadopsi pola yang digunakan sejumlah kompetisi besar dunia, termasuk Premier League dan J.League.

Baca Juga: Rio de Janeiro Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Peluncuran MotoGP 2027

Prosesnya bahkan telah dimulai sekitar tiga bulan sebelum kompetisi resmi bergulir. Pada periode tersebut, seluruh klub diberi kesempatan menyampaikan berbagai permintaan yang berkaitan dengan jadwal pertandingan.

"Semua keinginan klub kami terima. Sudah sejak sekitar tiga bulan lalu klub-klub memasukkan berbagai permintaan," ucap Ferry.

Permintaan tersebut tidak sebatas menentukan kapan sebuah klub ingin menghadapi lawan tertentu. I.League juga mempertimbangkan kepentingan komersial, agenda klub, hingga kebutuhan pertandingan yang berkaitan dengan kompetisi internasional.

Baca Juga: PSSI dan Klub Komitmen Lima Tahun, IWL Tak Boleh Kembali Terhenti

Ada klub yang menginginkan laga kandang digelar bertepatan dengan momentum hari ulang tahun. Ada pula klub yang harus menyesuaikan jadwal karena akan menjalani pertandingan di kompetisi antarklub Asia.

Pertimbangan komersial turut masuk dalam kalkulasi. Klub dapat mengajukan waktu tertentu untuk pertandingan kandang yang dinilai memiliki potensi menghadirkan pemasukan lebih besar.

Seluruh permintaan tersebut kemudian dipetakan dan diproses dalam sistem sebelum rancangan kalender kompetisi disusun.

Baca Juga: Gagal Boyong Vinicius Jr ke Emirates Stadium, Arsenal Alihkan Target untuk Liga Primer 2026/27

Setelah rancangan awal selesai, jadwal kembali diberikan kepada klub untuk dikoreksi. Mekanisme tersebut membuat kalender kompetisi tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil dari rangkaian penyesuaian terhadap kebutuhan peserta.

Karena itu, Ferry menegaskan munculnya Persija vs Persib pada pekan awal tidak bisa dipandang sebagai keputusan operator semata.

"Dengan mekanisme tersebut, maka penempatan laga Persija melawan Persib pada pekan awal bukan semata-mata keputusan operator, melainkan bagian dari sistem penjadwalan yang telah mempertimbangkan berbagai aspek," tegasnya.

Baca Juga: Pertimbangan Enzo Maresca Enggan Jadikan Erling Haaland Kapten Manchester City

Pertemuan Persija dan Persib di awal musim sekaligus memberikan bumbu tersendiri bagi kompetisi yang baru dimulai. Laga dengan rivalitas tinggi tersebut langsung menghadirkan pertandingan yang memiliki daya tarik besar sejak pekan-pekan pertama.

Di sisi lain, I.League juga harus memastikan kalender kompetisi tetap memberi ruang pemulihan bagi klub yang memiliki agenda internasional.

Persib Bandung dan Borneo FC menjadi dua klub yang mendapatkan penyesuaian jadwal karena harus menjalani pertandingan di kompetisi AFC. Pengaturan ulang dilakukan agar kedua tim memperoleh waktu istirahat atau rest day yang memadai di tengah kepadatan pertandingan.

Tags

Terkini

I.League Sudah Cabut Larangan Suporter Tandang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB