General Manager I.League, Budiman Dalimunthe sebagai perwakilan PT LUI, mengatakan koordinasi dengan pihak kepolisian merupakan bagian dari tahapan yang terus dilakukan menjelang dimulainya dua kompetisi kasta teratas tersebut.
"Untuk proses perizinan dan berbagai persiapan lainnya sebenarnya sudah berjalan. Namun, komunikasi dan koordinasi tetap terus dilakukan," imbuhnya.
Menurut Budiman, panggilan dari Mabes Polri tersebut datang secara mendadak. Meski demikian, I.League memastikan akan selalu memenuhi kebutuhan koordinasi dengan pihak yang memiliki kewenangan terkait penyelenggaraan pertandingan.
Baca Juga: Thailand Hentikan Tren Kemenangan Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Continental 2026
Ia menegaskan, baik PT Liga Indonesia Baru maupun PT Liga Utama Indonesia harus siap melakukan komunikasi kapan pun diperlukan, terutama menyangkut rekomendasi dan perizinan keamanan.
"Jadi, kapan pun pihak yang memiliki kewenangan terkait rekomendasi dan perizinan kegiatan memanggil, baik PT Liga Indonesia Baru maupun PT Liga Utama Indonesia harus selalu berkoordinasi," tegasnya.
Koordinasi tersebut menjadi semakin penting karena musim baru akan segera dimulai. Super League dijadwalkan kick-off pada 4 September 2026, sedangkan Championship menyusul sepekan kemudian, yakni 11 September 2026.
Baca Juga: Pernah Ditolak karena Fisik, Dinh Bac Kini Jadi Tumpuan Vietnam di Final ASEAN Championship
Pertandingan pembuka Super League mempertemukan Bali United dengan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Sementara itu, Championship diawali duel PSIS Semarang kontra PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.
Selain persoalan perizinan, perhatian juga tertuju pada rencana kehadiran suporter tandang pada musim kompetisi 2026/2027.
Kebijakan tersebut membuat aspek pengamanan pertandingan menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan secara matang oleh seluruh pihak terkait.
Baca Juga: Di Balik Eksekusi Penalti Szoboszlai yang Gagalkan Kemenangan Newcastle United
Budiman menilai komunikasi sejak jauh hari dibutuhkan agar pelaksanaan kompetisi tidak terganggu persoalan administratif maupun keamanan.
"Hal tersebut dilakukan agar seluruh proses berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala. Terutama dalam persiapan pembukaan kompetisi, baik Super League maupun Championship," ucapnya.
Dengan waktu menuju kick-off yang semakin dekat, I.League bersama kepolisian dan pihak terkait terus memastikan seluruh aspek penyelenggaraan siap dijalankan.
Keamanan pertandingan menjadi salah satu kunci agar musim baru Super League dan Championship dapat dimulai sesuai jadwal.