SportlinkNews - Tren kemenangan Timnas Voli Putri Indonesia pada AVC Women’s Continental 2026 akhirnya terhenti.
Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 0-3 (16-25, 18-25, 15-25) pada pertandingan kedua Pool B di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Senin, 24 Agustus.
Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Indonesia pada turnamen ini. Sebelumnya, skuad asuhan Marcos Sugiyama membuka persaingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kazakstan, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Baca Juga: Diikuti 20 Klub, PT LUI Pastikan Kesiapan Kompetisi Championship 2026/27
Dengan hasil ini, Indonesia mengoleksi satu kemenangan dan satu kekalahan dari dua pertandingan yang telah dimainkan.
Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, mengakui Thailand tampil sebagai tim dengan kualitas dan level yang lebih tinggi. Meski demikian, ia menilai pertandingan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para pemain Indonesia.
"Thailand menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang memang berada di level dan peringkat yang lebih tinggi di Asia, sehingga pertandingan ini menjadi ujian yang sangat baik bagi tim kami," ungkapnya.
Baca Juga: Ronaldo Tak Terduga Bertemu dengan Presiden FIFA; Ekspresi Wajahnya yang Serius Menarik Perhatian
Menurut Luciana, terdapat sejumlah perkembangan positif dalam permainan Garuda Pertiwi meski belum mampu memberikan perlawanan hingga akhir pertandingan. Salah satunya terlihat dari jumlah kesalahan sendiri yang lebih sedikit dibandingkan laga sebelumnya.
"Meski belum berhasil meraih kemenangan, kami melihat perkembangan positif dari tim Indonesia. Salah satu catatan penting adalah berkurangnya jumlah kesalahan sendiri dibanding pertandingan sebelumnya," tuturnya.
Indonesia berusaha mengimbangi Thailand melalui permainan dengan intensitas tinggi. Dari sisi pertahanan hingga keberanian dalam melakukan serangan, para pemain tetap berupaya menjalankan pola yang telah dipersiapkan.
Baca Juga: Depok Turunkan 52 Atlet Pada Kejuaraan Renang Antar Pelajar Jabodetabek Series II
Namun, tekanan Thailand membuat Indonesia kesulitan menjaga konsistensi permainan. Chelsa Berliana, Arneta Putri, Miradanti Namira, Arsela Nuari Purnama, Medi Yoku, dan Ersandrina Devega menjadi sejumlah pemain yang diturunkan untuk menghadapi kekuatan Thailand.
Pada set pertama, Indonesia mencoba menjaga persaingan angka. Namun, Thailand mampu mengambil kendali permainan dan terus memperlebar keunggulan hingga Garuda Pertiwi menyerah 16-25.
Perlawanan Indonesia meningkat pada set kedua. Garuda Pertiwi sempat menjaga jarak perolehan poin, tetapi konsistensi permainan Thailand kembali menjadi pembeda. Indonesia pun kehilangan set kedua dengan skor 18-25.
Baca Juga: Manchester City Sepakati Transfer Ayyoub Bouaddi
Memasuki set ketiga, Thailand tidak mengendurkan tekanan. Indonesia semakin kesulitan menemukan ritme permainan dan kembali tertinggal dalam perolehan angka. Set ketiga akhirnya menjadi milik Thailand dengan skor 25-15 sekaligus memastikan kemenangan 3-0.
"Mereka tidak menyerah dan terus berupaya menjalankan strategi yang telah dipersiapkan. Tentu masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan peluang," kata Luciana.
Kekalahan dari Thailand menjadi bahan evaluasi penting bagi Indonesia sebelum melakoni pertandingan terakhir Pool B. Luciana berharap para pemain mampu mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut untuk meningkatkan performa.
Baca Juga: Reuni Eks Liverpool, Fabinho Susul Mohamed Salah ke Trabzonspor
"Evaluasi akan terus dilakukan agar tim dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya melawan Australia dan terus berkembang menuju target yang telah ditetapkan di AVC Continental 2026," ujarnya.
Indonesia akan menutup kiprahnya di Pool B dengan menghadapi Australia pada Rabu, 26 Agustus mendatang. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Garuda Pertiwi untuk kembali ke jalur kemenangan sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.
Artikel Terkait
Putri Indonesia Akhiri AVC Cup U-18 2026 di Posisi Tujuh
Indonesia Kalah di Laga Perdana AVC U-18, Evaluasi Blok Jadi Fokus
AVC U18 Championship 2026: Timnas Voli Putra U-18 Kembali Tumbang, Peluang ke Fase Gugur Makin Berat
Indonesia Melaju ke Perebutan Peringkat 9-12 AVC Boys' U18 Championship 2026
Indonesia Akhiri AVC U-18 2026 dengan Peringkat Sembilan Asia