Kisah Pahit Crystal Palace Usai Juara Piala FA, Terancam Gagal Main di Eropa

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Selasa, 3 Juni 2025 | 20:00 WIB
Crystal Palace terancam dicoret dari Liga Europa 2025-2026 karena konflik kepemilikan saham dengan klub Prancis, Olympique Lyon. (Crystal Palace)
Crystal Palace terancam dicoret dari Liga Europa 2025-2026 karena konflik kepemilikan saham dengan klub Prancis, Olympique Lyon. (Crystal Palace)

SportlinkNews - Crystal Palace menghadapi situasi pelik usai meraih kemenangan bersejarah di final Piala FA 2023-2024.

Klub asal London itu berpotensi tidak diizinkan tampil di Liga Europa musim 2025-2026 akibat dugaan pelanggaran aturan kepemilikan ganda yang ditetapkan UEFA.

The Eagles sejatinya memastikan satu tempat di Liga Europa musim depan setelah menundukkan Manchester City 1-0 dalam partai final yang berlangsung di Wembley Stadium pada 17 Mei lalu.

Baca Juga: Beckham Putra Jadi Satu-satunya Wakil Persib di Timnas Indonesia, Ungkap 1 Janji ke Patrick Kluivert

Gol semata wayang dicetak oleh Eberechi Eze pada menit ke-16.

Setelah unggul, tim asuhan Oliver Glasner tampil disiplin dan bertahan dengan rapat meski harus menghadapi tekanan hebat dari The Citizens yang mencatat 23 tembakan, dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang.

Kemenangan ini menjadi sejarah tersendiri bagi Palace.

Baca Juga: Persebaya Umumkan Tim Pelatih Baru untuk Liga 1 dan ASEAN Club Championship Musim Depan

Untuk pertama kalinya dalam 119 tahun berdirinya klub, mereka sukses mengangkat trofi mayor, yakni Piala FA.

Namun, euforia tersebut kini terancam sirna akibat kendala administratif.

Masalah muncul karena keterlibatan investor asal Amerika Serikat, John Textor, yang diketahui memiliki saham di dua klub Eropa yang sama-sama lolos ke Liga Europa musim depan.

Baca Juga: Miswar Saputra Masih Dipercaya Jadi Penjaga Gawang Madura United FC untuk Musim Depan

Textor diketahui membeli 40 persen saham Crystal Palace pada tahun 2021, menjadikannya salah satu pemegang kendali bersama Steve Parish, Josh Harris, dan David Blitzer.

Namun, pada pertengahan 2022, Textor juga melakukan pembelian saham di Olympique Lyon, klub asal Prancis.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Tuttomercatoweb

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X