Girang Ukir Hat-trick, Erling Haaland Sudah Agak Lama Menanti

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Minggu, 5 April 2026 | 18:56 WIB
Erling Haaland menikmati bakso di sebuah kafe kecil.
Erling Haaland menikmati bakso di sebuah kafe kecil.

SportlinkNews - Kemenangan telak Manchester City atas Liverpool pada perempat final Piala FA 2025/26 menjadi panggung pembuktian bagi ketajaman Erling Haaland. Penyerang Norwegia tersebut tampil sangat dominan dan berhasil mengobrak-abrik lini pertahanan lawan.

Manchester City sukses menggulung Liverpool dengan skor 4-0 di Stadion Etihad, Sabtu (4/4) malam WIB. Hasil ini secara otomatis memastikan satu tiket bagi The Citizens untuk melaju ke fase semifinal turnamen tertua di dunia tersebut.

Tiga dari empat gol yang tercipta lahir dari kaki dan kepala Haaland. Sementara itu, Antoine Semenyo turut menyumbangkan satu gol tambahan yang semakin menenggelamkan harapan Liverpool untuk bangkit.

Baca Juga: Jay Idzes Handball, Sassuolo Sikat Cagliari

Catatan hat-trick ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi karier sang striker berusia 25 tahun tersebut di musim ini. Sebelumnya, Haaland sempat mengalami masa-masa sulit di depan gawang lawan dengan produktivitas gol yang menurun drastis.

Statistik menunjukkan dalam enam pertandingan terakhir yang dijalaninya, hanya mampu mencetak satu gol saja ke gawang lawan. Kebuntuan tersebut sempat menimbulkan keraguan di kalangan penggemar mengenai konsistensi performa Haaland.

Kembalinya insting gol Haaland menjadi angin segar bagi Manchester City dalam misi mengejar trofi yang masih tersisa. Selain mengincar gelar juara Piala FA, anak asuh Pep Guardiola tersebut juga tengah berupaya keras memangkas jarak dengan Arsenal di Liga Primer.

Baca Juga: Tampil Impresif Ai Ogura Mulai Tebar Ancaman Meski Gagal Finis di GP Amerika

Keberhasilan mencetak tiga gol dalam satu laga ini juga sekaligus mengakhiri penantian panjang Haaland sejak terakhir kali melakukannya pada Agustus 2024. Saat itu, ia mengukir prestasi serupa ketika membantu timnya meraih kemenangan 3-1 atas West Ham United di Liga Primer.

"Sudah agak lama sejak saya melakukannya buat City, jadi memang sudah waktunya saya melakukannya lagi. Ini spesial, jadi saya senang banget," ujar Haaland dikutip BBC.

Penyerang bernomor punggung sembilan itu mengaku perjalanan kariernya di musim ini tidak selalu berjalan mulus sesuai dengan harapan. Haaland menyadari adanya fluktuasi performa yang membuat kontribusinya bagi tim terkadang tidak stabil dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Atletico Madrid 1-2 Barcelona: Robert Lewandowski Cetak Gol Kemenangan dalam Pertandingan Antar Penyerang Palsu

"Perjalanannya terlalu naik-turun, yang mana tidak cukup bagus. Sementara ini akan ada pekan yang panjang buat kami karena tak lagi di Liga Champions, yang mana tidak bagus. Tapi kami harus menghadapi Chelsea, laga sulit lainnya," ucapnya.

Kegagalan di Liga Champions memang menjadi noda dalam kampanye musim ini yang memaksa Manchester City harus fokus pada kompetisi domestik. Jeda waktu yang tersedia akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh tim medis dan kepelatihan untuk menjaga kondisi kebugaran para pemain utama.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: BBC

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X