John Terry Kecam Krisis Kepemimpinan Chelsea

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Kamis, 23 April 2026 | 19:46 WIB
Legenda Chelsea, John Terry (Getty Images)
Legenda Chelsea, John Terry (Getty Images)

SportlinkNews - Manajemen Chelsea resmi memberhentikan Liam Rosenior dari kursi manajer pada Rabu (22/4) malam WIB setelah hanya bertugas selama 106 hari. Keputusan ini diambil menyusul tren negatif klub yang menelan lima kekalahan beruntun tanpa mencetak satu gol pun di Liga Primer Inggris.

Legenda sekaligus mantan kapten klub, John Terry, langsung meluapkan rasa frustrasi dan kekecewaannya melalui media sosial pribadinya. Ia secara terbuka mempertanyakan arah kepemimpinan para petinggi Chelsea di bawah kendali Todd Boehly dalam menghadapi situasi sulit ini.

"Saya khawatir tentang apa yang akan terjadi dengan klub ini," kata Terry sebagaimana dikutip dari Daily Mail.

Baca Juga: Bali United Kehilangan Boris Kopitovic di Laga Kontra Persita

Terry meragukan daya tarik Chelsea bagi juru taktik kelas dunia jika kondisi ketidakpastian ini terus berlanjut. "Apakah manajer top mau akan datang ke Chelsea yang kondisinya seperti saat ini?"

Risiko absen dari kompetisi Benua Biru musim depan menjadi ketakutan terbesar bagi pria yang telah mencatatkan 717 penampilan tersebut. "Kami terancam tidak main di kompetisi antarklub Eropa musim depan, tapi semoga saya salah," papar kolektor 15 trofi tersebut.

Terry menegaskan bahwa dirinya sangat memahami kemarahan yang dirasakan oleh basis pendukung setia The Blues saat ini. "Saya benar-benar frustrasi dan khawatir. Saya merasakan kemarahan para pendukung."

Baca Juga: Persis Solo Bungkam Bhayangkara FC, Althaf Indie: Persis Harus Bisa Bertahan di Super League

Selain itu Terry menilai pola pergantian manajer yang terlalu cepat telah merusak ekspektasi jangka panjang terhadap kejayaan klub London Barat itu. "Hal ini sudah kerap terjadi, mungkin masa depannya tidak seperti yang selalu kami harapkan."

Meski demikian, Terry mengingatkan bahwa pergantian kepemimpinan teknis adalah bagian dari sejarah panjang tim ini yang pernah dilaluinya. "Tapi dengar, saya telah melihat 17 manajer di era saya datang dan pergi sebagai kapten Chelsea."

Saat ini kendali tim sementara diserahkan kepada manajer interim Calum McFarlane untuk menakhodai sisa kompetisi yang ada. Chelsea diyakini baru akan memulai perburuan manajer permanen setelah musim 2025/26 ini resmi berakhir sepenuhnya.

Baca Juga: Persebaya Bidik Poin di Kandang Malut United, Bernardo Tavares: Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama

Fokus utama skuad kini tertuju pada satu-satunya peluang meraih gelar yang tersisa di lemari piala mereka. Kompetisi Piala FA menjadi harapan terakhir untuk menyelamatkan muka klub dari kegagalan total musim ini.

Leeds United akan menjadi ujian berat bagi McFarlane dan anak asuhnya pada pertandingan Minggu (26/4) malam WIB nanti. Kemenangan dalam laga tersebut sangat krusial untuk meredam tensi tinggi di sekitar Stamford Bridge.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Daily Mail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X