SportlinkNews - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan keberhasilan merengkuh trofi Piala FA musim ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat istimewa. Hal tersebut sekaligus menjadi obat penawar dahaga setelah klub sempat menelan pil pahit pada dua laga puncak sebelumnya.
Manchester City mengunci status sebagai kampiun turnamen tertua di dunia tersebut setelah menumbangkan perlawanan sengit dari Chelsea. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat di Stadion Wembley pada Sabtu (16/5) malam WIB, The Citizens menyudahi laga dengan keunggulan tipis 1-0.
Keberhasilan memenangi trofi bergengsi ini sekaligus menandai raihan gelar juara yang ke-20 bagi Guardiola semenjak pertama kali mendarat di Stadion Etihad, termasuk gelar Community Shield. Catatan manis ini juga secara resmi memutus rekor buruk kegagalan beruntun klub dalam beberapa edisi final lalu.
Baca Juga: Mendominasi Permainan Dewa United Banten FC Terpuruk di Kandang Persis Solo
Dalam dua edisi ke belakang, Manchester City selalu dipaksa puas dengan hanya menyandang status sebagai runner-up. Langkah mereka untuk mengangkat trofi secara berurutan dipatahkan oleh sang rival sekota, Manchester United, serta tim kejutan Crystal Palace.
"Saya merasa musim lalu melawan Palace dan dua musim lalu melawan United kalau kami lebih baik daripada hari ini, tapi dalam pertandingan seperti ini marginnya sangat kecil," kata Guardiola seperti dilansir Guardian.
"Keputusan selalu memberi perbedaan dan sekarang saya duduk di sini sebagai pemenang. Kalau tidak, yang di sini adalah (pelatih interim Chelsea) Calum (McFarlane)."
Baca Juga: PSM Makassar Vs Persib, Igor Tolic: Pemain Siap Tempur Tidak Ada Waktu untuk Mengeluh
"Trofi ini keren banget, sangat spesial untuk tradisinya dan setelah dua kekalahan, kembali ke Manchester bersama trofi itu menyenangkan," Guardiola melanjutkan.
Kemenangan tipis atas Chelsea ini juga menjadi pembuktian kematangan mentalitas bertanding para pemain Manchester City dalam mengatasi tekanan psikologis usai kegagalan masa lalu. Fokus pertahanan yang disiplin sepanjang laga menjadi kunci utama keberhasilan mereka meredam agresivitas serangan kubu lawan.
Pihak manajemen Manchester City dikabarkan sangat puas dengan pencapaian impresif ini yang sekaligus menegaskan dominasi mereka di kancah domestik. Keberhasilan ini juga diproyeksikan akan memberikan suntikan motivasi tambahan bagi skuad dalam menatap kompetisi musim depan.
Baca Juga: Perubahan Komposisi Pemain Bikin Persija Unggul, Witan Sulaeman: Kemenangan Ini untuk Jakmania
Apresiasi besar juga mengalir dari para suporter setia yang memadati tribune Wembley sepanjang jalannya pertandingan krusial tersebut. Gemuruh perayaan kemenangan langsung pecah sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua.
Guardiola sendiri memuji dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh anak asuhnya selama masa persiapan menjelang laga final bergengsi ini. Ia menilai respons positif para pemain di atas lapangan merupakan jawaban terbaik atas kritik yang sempat menerpa tim.
Artikel Terkait
Pep Guardiola Masih Ngotot Kejar Arsenal di Klasemen Liga Primer
Guardiola Memainkan Perang Psikologis, Bikin Arsenal Gugup
Pep Guardiola Ogah Terjebak Drama VAR Arsenal
Strategi Cerdik Pep Guardiola: Amankan Liga Inggris, Siap Tempur di Final Piala FA
Man City Tak Pesta Juara Piala FA, Guardiola Larang Satu Bir Pun