SportlinkNews - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memilih untuk bersikap pragmatis menanggapi drama pembatalan gol West Ham United saat menjamu Arsenal pekan lalu. Keputusan tersebut menjadi krusial karena memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi The Gunners dalam persaingan ketat perebutan gelar juara Liga Primer Inggris.
Laga yang berlangsung di markas West Ham tersebut berakhir dramatis setelah tim tuan rumah sempat menggetarkan jala gawang Arsenal lewat aksi Callum Wilson. Namun, keunggulan tersebut sirna seketika setelah intervensi Video Assistant Referee (VAR) menganulir gol tersebut di menit-menit akhir pertandingan.
Berdasarkan tinjauan ulang, wasit menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Pablo terhadap penjaga gawang Arsenal, David Raya, dalam situasi sepak pojok. Pergerakan tangan kiri Pablo dinilai secara aktif menghalangi ruang gerak Raya sehingga sang kiper gagal menangkap bola dengan sempurna.
Baca Juga: Jonathan Rea dan Andrea Locatelli Siap Adu Kekuatan di Balap Legendaris Suzuka 8 Hours
Insiden ini memicu perdebatan luas di kalangan penggemar sepak bola yang mulai mempertanyakan konsistensi standar penilaian wasit di Liga Inggris. Banyak pihak menilai bahwa para pemain Arsenal sering melakukan taktik serupa untuk mengganggu kiper lawan tanpa mendapatkan sanksi yang sama.
Dalam sesi konferensi pers menjelang laga krusial Manchester City, Guardiola pun tidak luput dari cecaran pertanyaan mengenai legitimasi kemenangan rival terdekatnya tersebut. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan dirinya tidak memiliki wewenang untuk mengevaluasi keputusan teknis yang telah ditetapkan oleh pengadil lapangan.
"Pertanyaan itu harusnya ke wasit dong, karena itu keputusan mereka," kata Guardiola seperti dilansir dari Mirror.
Baca Juga: Ducati Umumkan Tidak Ada Pembalap Pengganti Marc Marquez di GP Catalunya
Guardiola juga mengingatkan keberadaan teknologi pembantu wasit bukan hal baru yang perlu terus-menerus diperdebatkan secara emosional oleh setiap tim. Baginya, setiap kontestan liga sudah sepatutnya memiliki kesiapan mental untuk menerima konsekuensi dari penggunaan teknologi tersebut.
"VAR sudah dipakai bertahun-tahun, bukan baru dipakai pada akhir pekan kemarin. Kami beradaptasi dengannya," ucapnya.
Lebih lanjut, Guardiola mengimbau skuadnya untuk tetap fokus pada performa internal. Ia berpendapat menghabiskan energi untuk memikirkan keputusan wasit di pertandingan tim lain hanya akan merugikan fokus para pemainnya.
Baca Juga: Duet Megawati dan Wilson Jadi Kekuatan Baru Hyundai Hillstate
"Kalau ada hal-hal yang tidak bisa kami kontrol, ya sudah lupakan," ungkapnya.
Situasi di papan atas klasemen saat ini memang sedang berada dalam tensi yang sangat tinggi bagi kedua tim kandidat juara. Arsenal masih kokoh berada di puncak klasemen sementara dengan perolehan 79 poin hasil dari 36 pertandingan yang telah dilakoni.
Artikel Terkait
Manchester City Terus Tempel Arsenal, Guardiola Waspadai Tekanan Kalender Pertandingan
Manchester City Nikmati Peran sebagai Pemburu Arsenal
Manchester City Ditahan Everton, Guardiola Akui Kendali Juara Kini di Tangan Arsenal
Manchester City Pagari Phil Foden dengan Kontrak Baru Hingga 2030
Chelsea Butuh Keajaiban untuk Tumbangkan Manchester City