SportlinkNews - Manajemen Manchester City secara resmi mengumumkan penunjukan Enzo Maresca sebagai manajer baru mereka setelah tercapai kesepakatan kompensasi dengan Chelsea. Langkah hukum ini diambil untuk menyelesaikan perselisihan kontrak mengingat arsitek asal Italia tersebut memutuskan hengkang dari Stamford Bridge sebelum masa baktinya berakhir.
Maresca diketahui telah meninggalkan kursi kepelatihan Chelsea sejak 1 Januari 2026 menyusul ketegangan internal yang terjadi dengan jajaran direksi klub. Sejumlah media olahraga terpercaya melaporkan bahwa mantan asisten Pep Guardiola ini memang telah mendapatkan tawaran konkret dari kubu City sejak akhir tahun lalu.
Tepat pada Senin (29/6), pihak Chelsea merilis kronologi lengkap di balik layar terkait dinamika kepindahan sang pelatih melalui laman resmi mereka. Dalam pernyataan tersebut, kubu London Barat mengonfirmasi adanya pergerakan gerilya dari City yang dinilai mengganggu konsentrasi Maresca dalam menukangi tim.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Melepas Sepatu Limited Edition 45 Menit Usai Mencatat Tonggak Sejarah
"Pada musim gugur tahun lalu, klub diberitahu oleh mantan pelatih kepala kami (Maresca) bahwa mungkin ada kesempatan baginya untuk menggantikan Pep Guardiola di akhir musim. Jelas bagi kami bahwa itu adalah keinginan kuatnya untuk menggantikan Guardiola dan bahwa ia berkomitmen penuh untuk mengejar kesempatan itu, meskipun ia terikat kontrak jangka panjang yang tidak berhak ia akhiri," tulis pernyataan Chelsea.
Pihak manajemen The Blues juga memaparkan situasi mengejutkan yang terjadi di internal tim menjelang pergantian tahun. "Pada Desember 2025, pelatih kepala kami secara tak terduga dan tiba-tiba mengundurkan diri dari posisinya. Jelas, kami merasa kecewa karena kami percaya bahwa pikiran dan hatinya terfokus pada klub lain dan kesempatan lain, meskipun baru saja tiba di Chelsea setahun sebelumnya."
Kondisi mendesak pada pertengahan kompetisi tersebut akhirnya memaksa manajemen Chelsea untuk mengambil keputusan pahit demi menjaga stabilitas internal. "Tidak ada klub yang ingin mengganti pelatih kepalanya di tengah musim. Namun, mengingat keputusannya untuk tidak melanjutkan tanggung jawabnya hingga akhir musim, klub tidak punya pilihan selain melindungi para pemain, pendukung, dan nama klub serta menerima pengunduran dirinya," lanjut pihak klub.
Baca Juga: Princess Cup Jadi Modal Timnas Voli Putri U-18 Hadapi AVC 2026
Secara bersamaan, manajemen City juga merilis pernyataan resmi yang isinya membenarkan seluruh urutan kejadian yang dipaparkan oleh pihak rival. Langkah komunikasi publik yang dilakukan secara serentak oleh kedua klub raksasa ini diduga merupakan bagian dari klausul kesepakatan agar proses transisi tidak memicu spekulasi liar.
"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa percakapan rahasia telah terjadi antara perwakilan dari City dan Enzo Maresca pada musim gugur dan musim dingin 2025, saat ia menjabat sebagai pelatih kepala Chelsea mengenai kemungkinan ia kembali ke City dalam kapasitas kepemimpinan transisi sebagai pelatih jika Pep Guardiola memutuskan untuk pergi," tulis City.
Melalui rilis yang sama, manajemen The Citizens juga secara terbuka menyampaikan rasa hormat serta empati mereka terhadap situasi sulit yang menimpa Chelsea. "Kami mengakui pernyataan Chelsea mengenai konteks kepergian Enzo dari Chelsea. Kami juga mengakui konteks di mana izin untuk diskusi diberikan, dan kami menyadari bahwa kepergiannya di tengah musim mengganggu musim Chelsea."
Baca Juga: Erick Thohir Minta Judo Perkuat Pembinaan Menuju SEA Games 2027
Kepergian Maresca secara mendadak terbukti memberikan dampak instan yang sangat memukul performa dan prestasi Chelsea di atas lapangan hijau. Saat ditinggalkan, Chelsea sebenarnya tengah menduduki peringkat kelima Liga Primer dan bersaing ketat di fase grup Liga Champions, namun mereka kemudian merosot hingga finis di urutan ke-10 dan babak belur di babak 16 besar Eropa oleh Paris Saint-Germain.
Persoalan hukum muncul karena Maresca secara sepihak memutus kontrak kerja yang sedianya masih mengikat dirinya bersama Chelsea hingga Juni 2029. Atas dasar pelanggaran masa kontrak tersebut, manajemen Chelsea mengajukan tuntutan ganti rugi finansial secara penuh sebelum merilis hak sang pelatih untuk bergabung ke Etihad Stadium.
Artikel Terkait
Manchester City Intai Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Pagar Tinggi
Khaldoon Al Mubarak Tegaskan Sheikh Mansour Tidak Berniat Menjual Manchester City
17 Pemain Manchester City akan Berjibaku di Piala Dunia FIFA 2026 di Benua Amerika
Enzo Maresca Resmi Ditunjuk Jadi Manajer Baru Manchester City