Ruben Amorim Mengaku Banyak Membuat Kesalahan Selama Memimpin di Manchester United

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Kamis, 9 Juli 2026 | 19:11 WIB
Ruben Amorim resmi mendarat di AC Milan. (AC Milan)
Ruben Amorim resmi mendarat di AC Milan. (AC Milan)

SportlinkNews - Sebuah pengakuan datang dari Ruben Amorim yang mengatakan dirinya melakukan kesalahan selama menjabat sebagai pelatih Manchester United.

Pengakuan tersebut muncul saat Ruben Amorim menghadiri konferensi pers pertamanya sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala AC Milan.

Ruben Amorim mengakui ada beberapa kesalahan yang dilakukannya selama 14 bulan di Manchester United yang berujung pada pemecatannya pada bulan Januari.

Baca Juga: Prancis vs Maroko Dipimpin 5 Wasit Argentina, Deschamps Blak-blakan Bereaksi

"Sulit untuk menjelaskan kesalahan-kesalahan tersebut karena untuk itu saya harus menjelaskan seluruh konteks petualangan terakhir," kata Amorim, (8/7/2026).

"Sulit untuk menyebutkan setiap kesalahan. Satu-satunya yang bisa saya katakan adalah saya banyak belajar dan saya melakukan beberapa kesalahan."

"Saya tidak memiliki kesempatan, dan saya menyesalinya, untuk mengatakan sesuatu kepada para penggemar Manchester United, saya sangat bangga menjadi pelatih mereka selama setahun pada waktu itu."

Baca Juga: Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026 Rivalitas Top Skor Semakin Ketat, Messi Dibayangi Mbappe, Haaland, Harry Kane dan Dembele

"Tapi sekarang ceritanya berbeda. Ada banyak hal yang bisa saya perbaiki dalam pengalaman terakhir, tapi terkadang memang seperti itu."

"Anda perlu belajar menemukan titik yang tepat untuk mencapai level yang berbeda dan itulah pemikiran saya di sini," ucapnya.

Ruben Amorim ditunjuk sebagai manajer Manchester United pada November 2024 setelah pemecatan Erik ten Hag.

Baca Juga: Operasi Kelar, Jordan Henderson Siap Kembali Lawan Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Tapi Amorim kesulitan membalikkan keadaan karena mereka hanya mampu finis di posisi ke-15 di Liga Premier dan kalah di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur.

Meskipun United berada di peringkat keenam saat pemecatannya, Amorim terus menghadapi kritik keras atas model taktik 3-4-3-nya, serta penggunaan pemain akademi yang terbatas.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: ESPN

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X