Bidik Granit Xhaka, Xabi Alonso Ingin Hidupkan Kembali Romantisme Leverkusen di Chelsea

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Minggu, 28 Juni 2026 | 23:43 WIB
Granit Xhaka kembali ke Liga Primer bersama Sunderland (Sunderland)
Granit Xhaka kembali ke Liga Primer bersama Sunderland (Sunderland)

SportlinkNews - Chelsea dilaporkan kembali mengaktifkan radar perburuan mereka pada jendela transfer musim panas ini. Manajemen The Blues kini sedang gencar menjajaki kemungkinan untuk mengamankan servis gelandang jangkar milik Sunderland, Granit Xhaka.

Langkah agresif klub asal London Barat tersebut mencuat ke publik setelah adanya permintaan khusus dari manajer, Xabi Alonso. Berdasarkan laporan eksklusif dari The Athletic, Alonso sangat mendambakan kehadiran gelandang berpengalaman tersebut di Stamford Bridge.

Alonso dan Xhaka diketahui memiliki kedekatan taktis yang sangat erat dari rekam jejak karier mereka sebelumnya. Keduanya pernah bekerja bersama di Bayer Leverkusen selama dua musim dan menorehkan tinta emas di Jerman.

Baca Juga: Memulai Pramusim Arsenal Tantang Borussia Dortmund di Turnamen Emirates Cup 2026

Kolaborasi apik mereka sukses mempersembahkan gelar Bundesliga dan DFB Pokal untuk Leverkusen yang mengakhiri musim 2023/24 tanpa terkalahkan. Catatan impresif tersebut menjadi bukti sahih betapa padunya visi bermain yang dimiliki kedua sosok tersebut.

Kini, Alonso menilai figur Xhaka dianggap bisa jadi mentor untuk para pemain muda Chelsea terutama di lini tengah. Kehadiran pemain veteran tersebut diharapkan mampu membimbing talenta-talenta hijau The Blues agar tampil lebih matang dan konsisten.

Alonso sangat berharap manajemen Chelsea mau merealisasikan kepindahan Xhaka pada bursa transfer kali ini. Namun, ambisi sang manajer dipastikan menemui jalan terjal karena negosiasi diprediksi berjalan sangat alot.

Baca Juga: Fulham Gaet Jonah Kusi Asare dari Bayern Munchen, Teken Kontrak Lima Tahun

Mendapatkan tanda tangan Xhaka tidak mudah karena Sunderland mengikatnya dengan kontrak sampai 2028. Durasi kontrak yang masih panjang tersebut membuat posisi tawar klub pemilik menjadi jauh lebih kuat.

Apalagi The Black Cats memboyong dengan banderol 20 juta euro dan berstatus kapten tim. Nilai investasi yang cukup besar serta peran kepemimpinan yang melekat pada dirinya membuat kontribusi sang pemain tidak tergantikan.

Xhaka juga membantu Sunderland finis ketujuh di Liga Primer sehingga lolos ke Liga Europa. Keberhasilan menembus kompetisi antarklub Eropa tersebut membuat manajemen klub semakin enggan merombak kekuatan inti mereka.

Baca Juga: Marco Bezzecchi Masuk Rumah Sakit Setelah Kecelakaan Hebat di MotoGP Assen

Sudah pasti Sunderland tidak mau kehilangan begitu saja sosok seperti Xhaka di dalam skuad utama. Kehilangan sang jenderal lapangan tengah dinilai bakal mereduksi kekuatan tim secara signifikan menjelang bergulirnya musim baru.

Apalagi Chelsea kabarnya tidak mau membayar mahal untuk pemain yang berusia 34 tahun itu. Kebijakan finansial internal tim London Barat tersebut cenderung membatasi pengeluaran besar untuk pemain yang sudah melewati usia produktif.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: The Athletic

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X