SportlinkNews - Penampilan impresif Michael Carrick bersama Manchester United sepanjang musim lalu berhasil menyita perhatian publik sepak bola Inggris. Performa menjanjikan tersebut sukses membawa Setan Merah mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir Liga Primer.
Catatan statistik menunjukkan kepemimpinan Carrick mampu mempersembahkan 12 kemenangan dari total 17 laga yang dijalani. Pencapaian positif ini sekaligus membangkitkan kembali optimisme tinggi di kalangan pendukung setia yang bermarkas di Old Trafford.
Rangkaian laga sisanya diwarnai dengan torehan tiga hasil imbang serta dua kali menelan kekalahan. Produktivitas lini serang Manchester United juga tergolong tajam dengan membukukan 33 gol dan kebobolan 18 kali.
Baca Juga: Keluarga Buss Jual Sisa Saham Los Angeles Lakers dengan Valuasi US,5 Miliar
Keberhasilan mengamankan posisi tiga besar secara otomatis mengunci satu tiket berharga menuju panggung Liga Champions musim depan. Target melangkah ke kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut pada akhirnya berhasil direalisasikan secara maksimal.
Ekspektasi tinggi kini mulai membumbung tinggi di pundak Carrick jelang bergulirnya musim kompetisi baru. Namun, pandangan skeptis justru datang dari mantan bek legendaris Liverpool, Jamie Carragher.
Carragher menilai bahwa Carrick belum memiliki kapasitas yang cukup untuk membawa Manchester United merengkuh trofi utama. Penilaian kritis itu didasarkan pada peta persaingan ketat di papan atas kompetisi domestik maupun Eropa.
Baca Juga: Bernardo Tavares Akui Persebaya Masih Memiliki Kelemahan Menjelang Super League
"Secara pribadi, saya rasa Michael Carrick tidak memiliki daya tarik magis sebagai manajer untuk memenangkan Liga Champions atau Liga Primer," kata Carragher seperti dikabarkan oleh Mirror.
"Saya tidak percaya Michael Carrick akan memenangkan liga atau Liga Champions bersama Manchester United, tetapi dia telah melakukan pekerjaan yang sangat baik."
"Dia bisa menjalani musim yang baik dan membawa Manchester United ke posisi di mana mereka kemudian bisa mendatangkan manajer peraih juara Liga Champions."
Baca Juga: Persijap Jepara Resmi Gelar Latihan Perdana di Hari Kemerdekaan RI
Peran Carrick dinilai lebih krusial dalam membangun fondasi kestabilan tim ketimbang langsung mematok target trofi bergengsi. Manajemen klub diharapkan tetap realistis dalam melihat peta kekuatan tim saat ini.
Gelar juara Liga Primer dan Liga Champions diprediksi masih butuh proses panjang serta sentuhan manajer bereputasi dunia. Namun, hasil kerja keras Carrick tetap menjadi pijakan vital bagi kebangkitan klub.
Artikel Terkait
Manchester United 2-4 Milan: Ramos Tampil Impresif Dalam Kemenangan Bergengsi
Manchester United & adidas Melengkapi Koleksi dengan Jersey Ketiga yang Elegan
Harry Maguire Desak Manchester United Pertahankan Marcus Rashford
Laga Pramusim Usai, Michael Carrick Puas Performa Pemain Manchester United
Calhanoglu: Semua Orang Mengira Inter Sekarat, Chivu seperti Saudara bagi Para Pemain