SportlinkNews - Jeanie Buss membantah penjualan saham keluarganya di Lakers: Apa yang perlu diketahui tentang pertarungan dramatis di luar lapangan.
Jeanie Buss tidak akan lagi menjabat sebagai gubernur Lakers jika keluarganya menjual 17,8% saham kepemilikannya kepada Josh Kushner dan Bob Iger.
Jeanie Buss menentang penjualan saham keluarganya di Los Angeles Lakers, yang berpotensi memicu pertarungan panjang dan publik di dalam keluarga yang telah memiliki sebagian dari franchise NBA terkemuka ini selama 47 tahun.
Baca Juga: Taniguchi: Buka Peluang Pemain Putri Nusantara Tembus Skuad Kualifikasi Piala Asia U-17
Keluarga Buss, seperti yang pertama kali dilaporkan oleh ESPN pada hari Senin, akan menjual 17,8% sahamnya kepada Bob Iger dan Josh Kushner.
Iger dan Kushner membeli saham mayoritas di Lakers dari Mark Walter minggu lalu dalam kesepakatan mengejutkan senilai $12,5 miliar.
Kelima saudara kandung Jeanie (Joey, Jesse, Jim, Johnny, dan Janie) dilaporkan semuanya mendukung penjualan tersebut. Keluarga tersebut telah memiliki saham di Lakers sejak Dr. Jerry Buss membeli tim tersebut pada tahun 1979.
Baca Juga: Calhanoglu: Semua Orang Mengira Inter Sekarat, Chivu seperti Saudara bagi Para Pemain
Namun, dalam surat yang diperoleh CNBC, pengacara Jeanie, Adam Streisand, menulis bahwa setiap pemungutan suara yang menunjukkan keluarga Buss menjual saham mereka "akan dan memang tidak sah."
"Tidak ada penyimpangan dari kepemilikan saham JAB Trust sebesar 17,8% di Los Angeles Lakers, Inc. yang dapat dilakukan tanpa persetujuan dari para wali amanat saat ini, yaitu Jeanie, Janie, dan Joey Buss," tulis Streisand dalam surat tersebut.
Sesuai dengan JAB Trust dan Putusan Pengadilan terlampir, para wali amanat terikat untuk memberikan suara atas saham Los Angeles Lakers, Inc. untuk memastikan bahwa persyaratan kepemilikan minimum 15% dipertahankan agar Jeanie Buss dapat tetap menjadi Pemilik Pengendali.
Baca Juga: Leicester City Dijual Dengan Harga Murah, Siapa Mau?
"Upaya apa pun oleh para wali amanat untuk melakukan sebaliknya, dan upaya apa pun untuk membantu atau mendukung para wali amanat tersebut, akan merupakan pelanggaran kepercayaan, pelanggaran kewajiban fidusia, dan penghinaan terhadap pengadilan," lanjut surat itu.
Sebelumnya pada hari Senin, keluarga Buss merilis pernyataan berikut melalui ESPN yang menjelaskan keputusan untuk menjual: "Kami telah memutuskan sebagai keluarga untuk menjual sisa saham Buss Family Trust kepada grup Bob Iger sebagai bagian dari transaksi yang sedang berlangsung," bunyi pernyataan itu.
Artikel Terkait
Jack Wilshere Meluapkan Amarah di Ruang Ganti, Pahlawan Arsenal Bangkitkan Luton
Alasan di Balik Penolakan Rodri Sulit Dilupakan Penggemar Real Madrid
Rodri Tebar Ambisi Begitu Tiba di Barcelona
Georgina Bagikan Video Dibangunkan Ronaldo
Paul Scholes Prediksi Enam Besar Liga Premier Musim 2026/27, Arsenal Masih Teratas