Iraola mengkritik skema serangan timnya yang dinilai terlalu terburu-buru saat menguasai bola di sepertiga akhir lapangan. Ia menginginkan para pemainnya tampil lebih berani dalam mengeksekusi peluang.
Baca Juga: Newcastle 2 Liverpool 2: Penalti Dominik Szoboszlaidi Jadi Penyelamat Pada Detik-detik Terakhir
"Kami banyak menguasai bola di pinggir kotak penalti dan mencoba bermain terlalu agresif. Padahal kami hanya perlu menembak, dan menembak, bahkan di bola pertama yang kami dapatkan," ungkapnya.
Pernyataan Iraola selaras dengan catatan statistik pertandingan. Liverpool tercatat sangat mendominasi penguasaan bola hingga mencapai angka 61 persen berbanding 39 persen milik Newcastle United.
Dominasi tersebut juga terlihat dari total 27 percobaan tembakan dengan 7 di antaranya tepat sasaran yang dilepaskan. Sementara itu, Newcastle United hanya membalas lewat 13 percobaan dengan 4 tembakan mengarah ke gawang.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Tinggalkan Anfield, Curtis Jones Sampaikan Pesan Emosional untuk Fans Liverpool
Perburuan Winger Liverpool Masih Buntu, Iraola Pilih Fokus Lawan Newcastle
Trent Alexander-Arnold Akui Sakit Hati Jadi Sasaran Cemoohan Fan Liverpool
Newcastle 2 Liverpool 2: Penalti Dominik Szoboszlaidi Jadi Penyelamat Pada Detik-detik Terakhir
Newcastle United Gagal Menang, Wasit Dituding Murah Hati Beri Penalti untuk Liverpool