Di sisi sayap lainnya, kehadiran Ryan Giggs dalam susunan sebelas pemain utama ini sudah pasti tak terelakkan. Meskipun ia beralih menjadi pemain tengah di masa-masa akhir kariernya, sebagian besar perjalanan karier pemain asal Wales ini dihabiskan sebagai pemain sayap yang eksplosif; ia mencatatkan 941 penampilan di bawah asuhan Ferguson, mencetak 168 gol, serta memenangkan 13 gelar Premier League.
Gelandang
gelandang jangkar: Roy Keane dan Paul Scholes
Gelandang Kanan: Cristiano Ronaldo
Gelandang Kiri: Ryan Giggs
Baca Juga: Messi Tiga Kali Gagal Penalti Saat Nashville Melibas Miami
Penyerang
Kesuksesan Ferguson pada akhirnya bersumber dari keberadaan sejumlah penyerang luar biasa yang sangat piawai dalam mencetak gol.
Nama-nama seperti Robin van Persie, Dwight Yorke, Andy Cole, Mark Hughes, dan Ruud van Nistelrooy bahkan tidak masuk dalam daftar pilihan, yang semakin menegaskan betapa hebatnya kualitas dua pemain yang terpilih tersebut.
Eric Cantona, sosok ikonik nan penuh teka-teki bagi United di era 90-an, menghabiskan lima tahun di wilayah barat laut Inggris dan menciptakan begitu banyak momen ajaib sepanjang kiprahnya.
Kualitas teknik dan kecerdasannya berada di level yang jauh melampaui standar umum.
Baca Juga: Kate Douglass Pecahkan Rekor Dunia Gaya Bebas 50m Dua Kali Dalam Sehari
Rooney, yang merupakan salah satu penyerang terbaik sepanjang sejarah Premier League, adalah sosok andalan United di masa kejayaan klub; ia memecahkan rekor pencetak gol terbanyak klub sekaligus memenangkan lima gelar liga.
Depan
Erick Cantona dan Wayne Rooney
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)