SportlinkNews - Manchester United menelan kekalahan mengejutkan dalam laga pembuka musim baru Liga Premie. Setan Merah takluk di kandang Hull City pada Sabtu 22 Agustus 2026.
Komentar Bruno Fernandes usai pertandingan jelas tidak disambut baik oleh para pendukung klub asal Inggris barat laut tersebut.
The Red Devils mengawali musim dengan kekalahan 0-2 di tangan tim promosi, akibat gol dari situasi bola mati yang dicetak Semi Ajayi dan Nobel Mendy di babak pertama.
Baca Juga: Perburuan Winger Liverpool Masih Buntu, Iraola Pilih Fokus Lawan Newcastle
Mengingat The Tigers diprediksi luas akan finis di posisi juru kunci musim ini, hasil tersebut tentu mengejutkan, dan tim asuhan Michael Carrick pun menuai kritik tajam karenanya.
Meski sempat menjalani musim 2025/26 yang gemilang, Bruno Fernandes tak luput dari kekecewaan basis penggemar United.
Walaupun performanya hari itu jauh di bawah standar, pemain asal Portugal ini justru memancing kemarahan pendukungnya sendiri akibat komentarnya usai pertandingan.
Baca Juga: Michael Owen Jagokan Arsenal Pertahankan Gelar Juara, Singkirkan Man City
Fernandes berperan penting dalam upaya United lolos ke Liga Champions musim lalu, dengan mencatatkan musim paling kreatif yang pernah disaksikan Liga Premier. Ia mengakhiri musim dengan 21 assist, memecahkan rekor Thierry Henry untuk statistik tersebut yang sebelumnya dicetak pada musim 2002/03.
Pemain berusia 31 tahun itu diharapkan memainkan peran serupa bagi The Red Devils musim ini. Namun ia mengawali kiprahnya dengan buruk saat bertandang ke Hull, di mana ia kehilangan penguasaan bola sebanyak 22 kali sepanjang 90 menit pertandingan. Hanya Luke Shaw (23) yang mencatatkan jumlah kehilangan bola lebih banyak darinya.
Meskipun terlibat aktif dalam penguasaan bola United—dengan mencatatkan lebih dari 100 sentuhan—ia gagal mengubah dominasi tersebut menjadi kontribusi yang berarti.
Baca Juga: MVP Leg Pertama Final ASEAN Championship, Patrik Le Giang Puas Vietnam Bungkam Thailand
Saat berbicara kepada TNT Sports usai pertandingan, Fernandes menyoroti kesalahan yang dilakukan rekan-rekan setimnya saat menguasai bola. Ia berkata:
"Kesalahan yang sama seperti yang kami lakukan musim lalu di setiap pertandingan tandang." "Kami terlalu sering kehilangan penguasaan bola.