SportlinkNews - Christopher Nkunku menjelaskan apa yang tidak berhasil baginya di Chelsea. Mengapa ia tidak berpikir sedetik pun sebelum bergabung dengan Milan, dan berharap dapat bekerja sama dengan Rafael Leao.
Penyerang serba bisa ini pindah dari Chelsea dengan harga €37 juta atau sekitar Rp 622 miliar ditambah bonus €5 juta (Rp 81 miliar) yang sulit diraih, dan persentase dari biaya penjualan.
Prosesnya ternyata sangat cepat, karena ia bukan salah satu target transfer utama mereka, karena memiliki karakteristik yang berbeda dengan tipe penyerang yang mereka cari.
Baca Juga: Wali Kota: Inter dan Milan Melihat Sepak Bola sebagai Peluang Bisnis, Bukan Gairah
“Pertama kali saya mendengar tentang minat Milan adalah ketika saya berbicara dengan direktur olahraga. Saya tidak terlalu memikirkannya, semuanya sempurna bagi saya untuk datang ke sini,” tegas Nkunku dalam konferensi persnya.
Sebelumnya memang ada rumor yang mengaitkannya dengan potensi kepindahan ke rival mereka, Inter, tetapi ia menepis laporan tersebut.
“Saya membaca itu, tapi tidak pernah berbicara dengan siapa pun di Inter. Ketika agen saya memberi tahu saya tentang minat Milan, saya tidak perlu berpikir sedetik pun.”
Baca Juga: Inter Milan Gandeng Ultima Markets sebagai Mitra Regional Resmi di Asia
Milan menjelaskan bahwa mereka merekrutnya karena kurangnya kecepatan di lini serang terlihat jelas saat Rafael Leao cedera, jadi apakah itu berarti mereka bisa bermain bersama?
“Saya memang memiliki karakteristik yang mirip dengan Rafa, dia pemain hebat, tapi saya pikir kami bisa bermain bagus bersama. Kami semua harus menunjukkan kualitas kami kepada tim. Saya bisa beradaptasi dengan pelatih dan melakukan apa yang dimintanya.
“Saya suka bermain sebagai trequartista, jadi itu tergantung pada sistem dan bagaimana sistem itu diinterpretasikan. Pelatih yang akan memutuskan, saya tidak sabar untuk mulai bermain. Saya merasa baik, saya berlatih bersama tim dan akan siap untuk pertandingan pertama.”
Baca Juga: FIFA Matchday 2025: Strategi Kluivert di Balik Laga Uji Coba Timnas Lawan Taipei
Pemain berusia 27 tahun ini merupakan investasi besar senilai €60 juta (Rp 1 triliun) yang diinvestasikan Chelsea dari RB Leipzig pada musim panas 2023, tetapi ia tidak pernah berhasil di Stamford Bridge.
Dalam dua tahun, ia mencatatkan 62 penampilan kompetitif, menyumbang 18 gol dan lima assist.
Artikel Terkait
AS Terbuka 2025, Para Petenis Tampil Memukau dengan Gaya di Lapangan
Jadwal Piala Soeratin Putaran Nasional 2025 di Surakarta, Malang dan Yogyakarta
Manchester City Kehilangan Tiga Pemain Pentingnya Usai Penutupan Bursa Transfer
Catatan Apik Pekan Keempat Super League 2025/26 yang Hanya Menggelar Enam Pertandingan
Lolos Degradasi, Bank Jatim Butuh Satu Kemenangan Lagi untuk Kunci Tiket Empat Besar Livoli
Rizky Ridho: Pemain Baru Disambut Hangat di Timnas, Siap Berikan yang Terbaik