“Saya pikir semuanya sempurna ketika saya tiba, tetapi kemudian saya cedera dan absen selama beberapa bulan. Saya sangat ingin kembali dan ketika saya kembali, ada masalah otot baru. Musim kedua saya merasa baik, tetapi pelatih membuat keputusan lain,” jelas Nkunku.
“Saya belajar banyak di Chelsea. Saya ingin kompetitif dan memenangkan trofi. Saya bermain di San Siro untuk Prancis melawan Italia dan suasananya luar biasa, jadi saya tidak sabar untuk merasakannya dari sisi lain.
Baca Juga: Tinggalkan Pelatnas, Komang Ayu Cahya Dewi Jadi Pemain Independen
“Senang rasanya memiliki empat rekan tim baru di sini yang sudah saya kenal, karena mereka dapat membantu saya baik di dalam maupun di luar lapangan. Saya juga berbicara dengan Thiago Silva, dia mengatakan kepada saya bahwa Milan adalah klub terbaik di Italia.”
Artikel Terkait
AS Terbuka 2025, Para Petenis Tampil Memukau dengan Gaya di Lapangan
Jadwal Piala Soeratin Putaran Nasional 2025 di Surakarta, Malang dan Yogyakarta
Manchester City Kehilangan Tiga Pemain Pentingnya Usai Penutupan Bursa Transfer
Catatan Apik Pekan Keempat Super League 2025/26 yang Hanya Menggelar Enam Pertandingan
Lolos Degradasi, Bank Jatim Butuh Satu Kemenangan Lagi untuk Kunci Tiket Empat Besar Livoli
Rizky Ridho: Pemain Baru Disambut Hangat di Timnas, Siap Berikan yang Terbaik