Statistik menunjukkan bahwa Como tak pernah meraih kemenangan saat dipimpin Marchetti.
Dalam empat laga bersama wasit tersebut, Como mencatat dua imbang dan dua kekalahan.
Baca Juga: Arema FC Datang Pincang, Malut United Incar Kemenangan di Kie Raha
Sassuolo juga empat kali bertanding di bawah kendali Marchetti, dengan hasil dua kemenangan dan dua kekalahan.
Meski catatan kedua tim tidak sepenuhnya menyiratkan keunggulan, Sassuolo disebut bisa berharap pada “tuah” yang sama untuk menjaga peluang mereka pulang dengan hasil positif.
Di klasemen sementara Liga Italia, kedua kubu juga berada cukup berdekatan.
Baca Juga: Bulutangkis Ditargetkan 2 Medali Emas, Begini Respon PBSI
Como menempati posisi keenam dengan 21 poin dari 12 laga, sedangkan Sassuolo berada di peringkat kesembilan, hanya terpaut empat angka.
Pada pertandingan sebelumnya, Sassuolo meraih hasil imbang 2-2 melawan Pisa.
Meski bermain di kandang sendiri, Sassuolo nyaris kalah setelah kebobolan cepat melalui penalti M’Bala Nzola pada menit keempat.
Baca Juga: PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025, Gregoria dan Sabar/Reza Masuk Daftar Utama
Hanya dua menit berselang, Nemanja Matic menyamakan kedudukan, namun Pisa kembali unggul lewat gol Henrik Meister di menit ke-81.
Sassuolo akhirnya terhindar dari kekalahan berkat gol Kristian Thorstvedt di masa injury time.
Kapten Sassuolo, Jay Idzes, menyampaikan rasa tidak puas atas hasil tersebut, terutama karena timnya kebobolan sebelum ia sempat menyentuh bola.
Baca Juga: Jadwal Baru SEA Games 2025, Timnas U-22 Indonesia Hadapi Filipina dan Myanmar
Artikel Terkait
Portugal U-17 Juara Dunia, Warganet Ramal Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026
PSIM Yogya Tidak Gentar dengan Ribuan Jakmania yang Bakal Penuhi Gelora Bung Karno
Hasil Super League: Bhayangkara FC Tahan Imbang Persebaya, Gol Dendi Sulityawan Jadi Penyelamat
Persija Jalin Kerja Sama Strategis dengan Terengganu FC, Siap Majukan Sepak Bola Asia Tenggara
120 Talenta Muda Bersaing di Kejurprov Modern Pentathlon Jakarta