“Kami jelas tidak senang karena mereka tim yang tangguh,” ujar Idzes.
Ia menilai Sassuolo seharusnya bisa tampil lebih baik.
“Kami menciptakan peluang pertama dan kemudian kebobolan penalti, bahkan saya belum menyentuh bola, dan kami tertinggal 0-1,” katanya.
“Aneh? Iya, memang aneh,” lanjutnya.
Meski demikian, Idzes tetap memuji mentalitas timnya yang berjuang hingga akhir.
“Pada akhirnya kami tidak pernah menyerah dan itu penting,” tuturnya.
Artikel Terkait
Portugal U-17 Juara Dunia, Warganet Ramal Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026
PSIM Yogya Tidak Gentar dengan Ribuan Jakmania yang Bakal Penuhi Gelora Bung Karno
Hasil Super League: Bhayangkara FC Tahan Imbang Persebaya, Gol Dendi Sulityawan Jadi Penyelamat
Persija Jalin Kerja Sama Strategis dengan Terengganu FC, Siap Majukan Sepak Bola Asia Tenggara
120 Talenta Muda Bersaing di Kejurprov Modern Pentathlon Jakarta