“Anda kemudian bisa menghadapi permainan bertahan dengan formasi 6-3-1, atau 5-4-1, tetapi saya lebih suka kalah bahkan dengan hasil yang pantas ini daripada melakukan itu.”
Saat Como memiliki peluang mencetak gol terbaik mereka, yang sebagian besar disia-siakan oleh Tasos Douvikas dan Alex Valle, Inter mencetak gol untuk skor 2-0.
“Selama periode terbaik pertandingan kami, ketika rasanya kami bisa mencetak gol, gol kedua sungguh memalukan bagi kami,” lanjut Fabregas.
Baca Juga: Como 1907 Rilis Seragam Ketiga Baru: Sebuah Penemuan Kembali Masa Lalu
“Setelah gol ketiga, kami menyerah, hal yang wajar ketika berhadapan dengan skuad muda seperti ini.”
Como tak terkalahkan dalam 11 putaran Serie A dan hanya terpaut tiga poin dari Inter menjelang akhir pekan ini, tapi ambisi mereka terpukul dengan hasil memalukan ini di San Siro.
Meskipun demikian, Fabregas tidak berniat mengubah filosofi umumnya.
Inter memiliki tiga peluang mencetak gol dalam 20 menit pertama, tetapi menurut Fabregas bukan karena tekanan timnya yang buruk, melainkan karena umpan-umpan panjang.
Baca Juga: Sport Tourism Melejit Global, Menpora: Indonesia Harus Berani Bersaing
"Kami berkali-kali merebut bola, bermain dengan karakter dan mengendalikan permainan," ujarnya.
"Jika Anda menekan tinggi melawan Barcelona dengan Xavi, Iniesta, dan Messi, Anda melakukan hal yang sama, tetapi melawan beberapa lawan yang sangat, sangat kuat. Mereka dapat mematahkan tekanan pertama, itu yang saya peringatkan kemarin."
Yang perlu lakukan urainya adalah belajar menghadapi rasa frustrasi ketika Anda berada dalam situasi seperti itu.
Baca Juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Hadapi Myanmar di Pembuka SEA Games 2025
"Saya berada dekat di pinggir lapangan dengan Bastoni dan Dimarco, mereka hafal gerakan-gerakannya, dan sebagai pelatih saya belajar banyak."
Fabregas mengungkapkan bahwa ia akan segera kembali ke San Siro untuk menyaksikan Inter menghadapi Liverpool di Liga Champions.
Artikel Terkait
Allegri Marah Milan Bikin Kesalahan Murahan
Jadwal Pertandingan Seri A Pekan ke-14, Napoli akan Ditantang Juventus
Hasil Super League: Gagal Mempertahankan Keunggulan PSM Makassar Harus Berbagi Poin dengan Persebaya
PSSI Awards 2026 Diluncurkan: 17 Kategori Siap Diperebutkan, Voting Publik Dibuka Januari
90 Menit Peran dan Statistik Jay Idzes Saat Fiorentina Tekuk Fiorentina