Conte Marah Besar pada Wasit, Krisis Cedera Napoli Tersingkir dari Coppa Italia

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 11 Februari 2026 | 10:35 WIB
Antonio Conte marah besar kepada wasit saat Napoli disingkirkan Como di Coppa Italia.
Antonio Conte marah besar kepada wasit saat Napoli disingkirkan Como di Coppa Italia.

SportlinkNews - Antonio Conte menjelaskan kemarahannya pada wasit setelah tersingkir dari adu penalti Coppa Italia melawan Como, tetapi terutama pada krisis cedera.

"Kami menjalani musim yang sangat positif, dalam keadaan seperti ini," kata Antonio Conte.

Napoli ditahan imbang 1-1 di Stadio Diego Armando Maradona, Rabu 11 Februari 2026 dini hari WIB, setelah Antonio Vergara mencetak gol di awal babak kedua untuk membalas penalti Martin Baturina.

Baca Juga: Napoli 1-1 Como (6-7): Adu Penalti Sudden Death Membawa Tim Fabregas ke Semifinal

Terjadi banyak kontroversi juga, karena pada menit ke-50 Jacobo Ramon beruntung tidak menerima kartu kuning kedua atas pelanggarannya terhadap Rasmus Hojlund di tepi kotak penalti.

Bahkan kartu pertama pun menimbulkan kemarahan di pinggir lapangan, karena beberapa orang berpikir pelanggaran Ramon terhadap Hojlund sudah cukup untuk mendapatkan kartu merah langsung karena menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas.

Conte Marah Besar pada Wasit Setelah Tersingkir dari Napoli

“Jangan selalu membicarakan wasit, karena selalu akan ada yang mengeluh,” kata Conte kepada Sport Mediaset ketika ditanya langsung tentang keputusan-keputusan tersebut.

Baca Juga: Manchester United Tembus Empat Besar, Neville Puji Perubahan Total Era Carrick

“Ini jelas bukan musim yang baik untuk wasit dan VAR, saya harap mereka dapat menemukan sesuatu yang akan memperbaiki situasi," ungkapnya.

"Faktanya, semua orang mengeluh, pelatih, pemain, dan penggemar, jadi olahraga ini perlu meningkatkan dan memperbaiki diri, karena sama seperti kita meningkatkan tim kita, Rocchi harus meningkatkan wasit dan petugas VAR-nya.

“Ini tidak baik untuk sepak bola, ini tidak baik untuk kita.”

Baca Juga: Format Gugur FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Tantang Saint Kitts and Nevis

Pertandingan tidak hanya berlanjut ke adu penalti, tetapi juga sudden death, di mana kesalahan fatal dilakukan oleh Romelu Lukaku dan Stanislav Lobotka.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Sport Mediaset

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X