Format Gugur FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Tantang Saint Kitts and Nevis

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 10 Februari 2026 | 23:10 WIB
Timnas Indonesia saat bertanding di putaran empat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Qatar tahun lalu. (PSSI)
Timnas Indonesia saat bertanding di putaran empat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Qatar tahun lalu. (PSSI)

SportlinkNews - Timnas Indonesia diproyeksikan mengawali agenda internasional tahun 2026 dengan menghadapi Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series. Informasi tersebut diperoleh PSSI sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan turnamen yang akan berlangsung di Indonesia pada akhir Maret mendatang.

Indonesia ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series 2026. Selain Timnas Indonesia, tiga negara lain yang dijadwalkan ambil bagian adalah Saint Kitts and Nevis, Bulgaria, serta Kepulauan Solomon.

Turnamen ini akan menggunakan format sistem gugur. Setiap tim akan memainkan dua pertandingan, dengan pemenang laga pertama berhak melaju ke partai final.

Baca Juga: Ramai Pemain Diaspora ke Super League, PSSI Tegaskan Tidak Terlibat

Pada fase awal, Timnas Indonesia dijadwalkan berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis. Sementara itu, laga lainnya mempertemukan Bulgaria kontra Kepulauan Solomon.

Tim yang memenangkan pertandingan pembuka akan melaju ke final untuk memperebutkan gelar juara FIFA Series. Adapun dua tim yang kalah akan kembali bertanding guna menentukan peringkat ketiga.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa susunan pertandingan tersebut masih bersifat sementara, namun mengarah ke skema tersebut.

Baca Juga: Pernah Tertunggak, Ryo Matsumura Cerita Soal Kondisi Finansial Persija

"Sepertinya kami akan melawan Saints Kitts and Nevis. Lalu Bulgaria bertemu Kepulauan Solomon. Pemenangnya nanti akan bertemu di final," kata Arya kepada wartawan.

FIFA Series 2026 ini juga memiliki arti penting bagi Timnas Indonesia karena akan menjadi ajang perdana John Herdman sebagai pelatih kepala. Turnamen ini diharapkan menjadi momentum awal penerapan filosofi permainan sang juru taktik.

Sebelum memimpin tim di lapangan, Herdman telah melakukan kunjungan ke sejumlah klub, baik di dalam negeri maupun di Eropa, untuk memantau kondisi para pemain.

Baca Juga: Tissot Tunjuk Wagner Bersaudara sebagai Brand Ambassador Pabrikan Jam Swiss

"Pelatih sudah jalan-jalan mengunjungi klub-klub Super League dan di Eropa. Kita tunggu saja setelah nanti dia selesai-selesai mendatangi klub-klub," ujarnya.

Terkait langkah lanjutan yang akan diambil PSSI bersama pelatih anyar tersebut, Arya menegaskan bahwa pembahasan masih akan dilakukan setelah rangkaian kunjungan tersebut rampung.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X