SportlinkNews - Kekosongan kursi kepelatihan tim nasional Italia menjadi isu hangat setelah Gennaro Gattuso resmi menanggalkan jabatannya. Langkah mundur sang nakhoda merupakan buntut panjang dari kegagalan tragis Gli Azzurri menembus putaran final Piala Dunia 2026.
Krisis di tubuh sepak bola Italia kian mendalam karena ini merupakan kali ketiga secara beruntun absen dari panggung tertinggi dunia. Dampaknya, gelombang pengunduran diri massal terjadi mulai dari jajaran staf kepelatihan hingga petinggi di Federasi Sepak Bola Italia, (FIGC).
Gattuso tercatat hanya mampu bertahan kurang dari satu tahun setelah mulai menjabat pada Juni 2025. Eks gelandang AC Milan tersebut merasa perlu bertanggung jawab atas hancurnya ekspektasi publik sepak bola di negaranya sendiri.
Baca Juga: Dominan tapi Belum Tajam, Evaluasi Souto Usai Indonesia Hajar Brunei 7-0
Penyebab utama dari perombakan besar-besaran ini adalah kekalahan menyakitkan dari Bosnia dan Herzegovina pada partai final babak play-off. Kekalahan tersebut memastikan Italia kembali menjadi penonton saat turnamen berlangsung, mengulangi catatan kelam pada dua edisi piala dunia sebelumnya.
Publik kini mulai menerka-nerka siapa sosok yang paling tepat untuk memimpin proyek pembangunan ulang tim nasional Italia. Di tengah spekulasi yang berkembang, beberapa nama pelatih papan atas mulai dikaitkan sebagai suksesor kuat bagi Gattuso.
Nama pelatih AC Milan, Massimiliano "Max" Allegri, muncul ke permukaan sebagai kandidat terdepan yang paling sering dibicarakan para pengamat. Ia dinilai memiliki kedewasaan taktik dan pengalaman yang sangat mumpuni untuk mengangkat moral tim yang sedang terpuruk.
Baca Juga: Liverpool Tawarkan Gaji Selangit untuk Bintang Real Madrid Ini
Reputasi Allegri yang telah meraih berbagai gelar domestik dianggap sebagai profil ideal bagi tim nasional Italia saat ini. Karakter kepemimpinannya yang tenang diharapkan bisa menjadi solusi instan untuk membenahi mentalitas para pemain Gli Azzurri di masa depan.
Meski namanya terus disebut-sebut, Allegri tampaknya masih enggan memberikan sinyal untuk berpaling dari pekerjaannya di level klub. Ia menegaskan bahwa loyalitas dan fokusnya saat ini masih tercurah sepenuhnya untuk membawa I Rossoneri meraih kesuksesan musim ini.
Target untuk membawa AC Milan kembali ke kompetisi elit Eropa menjadi satu-satunya hal yang memenuhi pikiran Allegri saat ini. Ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menuntaskan misi bersama klub sebelum mempertimbangkan tantangan berat di level internasional.
"Mengenai tim nasional, saat ini saya tetap fokus pada tujuan kami, kembali ke Liga Champions," kata Allegri dikutip dari Sempre Milan.
Walaupun menolak berkomentar lebih jauh soal peluang melatih, Allegri tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya terhadap kondisi tim nasional negaranya. Sebagai putra asli Italia, ia mengaku ikut merasakan kepedihan yang dirasakan oleh seluruh pencinta sepak bola di negerinya.
Artikel Terkait
Lionel Scaloni Terpukul Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026
FIGC Minta Gennaro Gattuso Tetap Latih Italia
Tinggalkan Manchester City, Guardiola Melatih Timnas Italia Gantikan Gattuso
Ultimatum UEFA: Italia Terancam Dicoret dari Tuan Rumah Euro 2032
FIGC: Gennaro Gattuso Resmi Mundur sebagai Pelatih Timnas Italia