Enggan Bahas Skandal Wasit Serie A, Cristian Chivu Pilih Fokus Evaluasi Taktik Inter

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 27 April 2026 | 19:33 WIB
Cristian Chivu akui masalah Inter di Madrid
Cristian Chivu akui masalah Inter di Madrid

SportlinkNews - Langkah Inter Milan menuju takhta juara Serie A sedikit terhambat setelah ditahan imbang 2-2 oleh Torino di Stadion Olimpico Turin pada Minggu (26/4). La Beneamata sebenarnya sempat mendominasi jalannya pertandingan dengan keunggulan dua bola terlebih dahulu.

Dominasi yang terbangun sejak awal babak justru runtuh secara dramatis pada fase krusial menjelang laga berakhir. Torino yang tidak menyerah berhasil memanfaatkan celah pertahanan Inter dan memaksa tim tamu kehilangan dua poin berharga.

Di tengah suasana ruang ganti yang kecewa, pelatih Inter, Cristian Chivu juga dicecar pertanyaan terkait isu skandal wasit yang tengah mengguncang kompetisi Italia. Sosok asal Rumania tersebut secara tegas memilih untuk menutup telinga dari kebisingan non-teknis tersebut.

Baca Juga: Putri KW Siap Buka Jalan, Indonesia Bidik Juara Grup Lawan Chinese Taipei di Piala Uber 2026

Chivu tetap bergeming dan memilih memusatkan perhatian pada evaluasi taktikal di lapangan. Baginya, mendiskusikan keputusan pengadil hanya akan mengalihkan fokus tim dari tujuan utama mereka memburu gelar.

Tugas utama Chivu adalah menjaga profesionalisme dan mentalitas para penggawa Inter di tengah tekanan. Ia merasa tanggung jawab terhadap klub jauh lebih besar daripada sekadar menanggapi spekulasi luar.

"Saya berbicara tentang sepak bola, saya seorang pelatih dan mereka membayar saya untuk mempersiapkan pertandingan sebaik mungkin dan menyampaikan ketenangan serta motivasi yang tepat," kata Chivu dikutip dari Sempre Inter.

Baca Juga: Piala Thomas 2026: Indonesia vs Prancis, Menang Lolos, Kalah Terancam Tersingkir

Meski demikian, Chivu menunjukkan sikap ksatria dengan mengaku adanya kesalahan strategi saat timnya sudah berada di atas angin. Ia tidak ragu menyebut bahwa kegagalan mempertahankan keunggulan adalah tanggung jawab pribadinya sebagai juru taktik.

"Saat skor 2-0, saya tidak melakukan pekerjaan saya dengan baik dan saya bertanggung jawab atas hal itu," ujarnya.

Kendati gagal membawa pulang kemenangan, Chivu menilai hasil satu poin ini tidak akan menggoyahkan posisi tim di klasemen secara signifikan. Ambisi besar untuk segera mengunci gelar juara tetap menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Spanyol Tegaskan Ambisi Gelar Final Piala Dunia 2030 di Santiago Bernabeu

"Tapi tidak banyak yang berubah. Tiga poin tersisa dan kami ingin mengamankannya secepat mungkin," ungkapnya.

Persoalan kebugaran pemain menjadi sorotan utama Chivu saat menjelaskan alasan di balik sulitnya menjaga konsistensi selama 90 menit penuh. Beberapa nama besar terpaksa diparkir atau hanya mendapatkan menit bermain yang terbatas karena kendala medis.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Sempre Inter

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X