SportlinkNews - Cesc Fabregas mengungkapkan bagaimana ia memberi tahu Como bisa lolos ke Liga Champions. Ia mengungkap alasan mengapa tidak terburu-buru untuk pergi.
Fabregas mencetak sejarah ketika membawa klub kecil ini ke Eropa setelah promosi dari Serie B dua tahun lalu. Tapi ia melangkah lebih jauh berkat kekalahan telak Milan di San Siro.
Saat mengamankan kemenangan 4-1 di kandang Cremonese, Senin 25 Mei 2026 dini hari WIB, Como berhak lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Baca Juga: Hull City Melenggang ke Liga Primer Menyusul Coventry City dan Ipswich Town
Sebaliknya, Cremonese yang diperkuat kiper timnas Indonesia Emil Audero terdegradasi. Cremonese menempati peringkat 18 klasemen akhir Liga Italia.
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero tidak bisa berbuat banyak dalam laga tersebut. Audero hanya membuat 2 penyelamatan melawan Como.
Fabregas sangat bangga dengan sejarah Como
“Saya memiliki firasat sehari sebelum kami bermain melawan Parma bahwa dengan dua kemenangan, kami akan berada di Liga Champions,” kata Fabregas kepada DAZN Italia.
Baca Juga: Raymond/Joaquin Batal Tampil, Kekuatan Ganda Putra Indonesia Berkurang di Singapore Open
Ia menunjukkan kepada para pemain sebuah video seorang pesepeda yang berada di posisi keenam. Tetapi ia mulai mengayuh pedal dengan kencang di sprint terakhir dan memenangkan perlombaan. "Itulah yang kami lakukan musim ini," ungkapnya.
Como sempat mengalami beberapa kemunduran, dua kekalahan dan hasil imbang dengan Udinese. Jadi skuad Fabregas membutuhkan serangkaian kemenangan. Tapi, sensasinya selalu bahwa timnya masih dalam persaingan.
Meskipun membutuhkan hasil lain untuk mengamankan kualifikasi mereka, Fabregas di pinggir lapangan tidak pernah sekali pun bertanya tentang apa yang terjadi di San Siro dan Stadio Bentegodi.
Baca Juga: Bologna 3-3 Inter: Juara Scudetto Akhiri Pertandingan dengan Kebangkitan Dramatis
Saat yang sama Milan kalah 1-2 dari Cagliari. Hasil itu membuat Milan harus puas menempati posisi keempat klasemen Serie A dengan 70 poin. Como dengan gagah berdiri di tangga ketiga unggul satu poin.
Fabregas telah memenangkan begitu banyak dalam kariernya sebagai pemain, tetapi bagaimana peringkat ini dalam momen-momen terbaiknya?
Artikel Terkait
Juventus Incar Pemain Keturunan Indonesia untuk Menambah Kreativitas
Ini Dia Tiga Nama Calon Pengganti Giorgio Furlani di AC Milan
Pilih Liburan Bareng Keluarga, Cristian Chivu Enggan Tonton Piala Dunia 2026
China Kuasai Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar
Dewa United Akhiri Debut BCL Asia-East 2026 tanpa Medali
Akhiri Karier di Barcelona Lewandowski Cetak Gol ke-120 di Stadion Mestalla