Sejajarkan AC Milan dengan Real Madrid, Luka Modric Percaya Diri Tatap Musim Baru

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:33 WIB
Luka Modric masih dibutuhkan Milan.
Luka Modric masih dibutuhkan Milan.

SportlinkNews - Luka Modric, menyamakan kemegahan dan reputasi klubnya AC Milan, dengan mantan timnya, Real Madrid. Pernyataan tersebut dilontarkannya di tengah upaya keras skuad Rossoneri untuk kembali bersaing di papan atas sepak bola Eropa.

Sebelum berlabuh ke Italia, Modric telah mencatatkan pengabdian yang sangat gemilang selama 13 tahun mengenakan seragam Real Madrid. Sepanjang kariernya di Spanyol, ia berhasil mengoleksi total 28 trofi bergengsi, termasuk empat gelar LaLiga dan enam trofi Liga Champions.

Gelandang kawakan berumur 40 tahun tersebut menjadi salah satu pilar kunci yang membawa Los Blancos meraih masa kejayaan tertinggi. Ia memimpin lini tengah Real Madrid saat mencetak sejarah hat-trick juara Liga Champions berturut-turut pada kurun 2015 hingga 2018.

Baca Juga: Mohamed Salah Jalani Debut Bersama Trabzonspor sebagai Pemain Pengganti

Usai menyelesaikan masa bakti panjangnya di Spanyol, Modric memutuskan untuk merambah kompetisi Serie A Italia bersama AC Milan sejak musim panas lalu. Pada musim pertamanya, ia langsung tampil konsisten dengan mencatatkan 37 penampilan di seluruh ajang.

Sayangnya, performa individu Modric belum mampu membawa AC Milan mengakhiri musim di posisi puncak klasemen Serie A 2025/26. Rossoneri harus puas finis di peringkat kelima, yang membuat mereka kembali absen di pentas Liga Champions selama dua musim berturut-turut.

Kendati gagal membawa AC Milan melangkah ke kompetisi tertinggi Eropa, Modric tetap menunjukkan komitmen tinggi. Mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi satu tahun untuk mengarungi musim mendatang.

Baca Juga: Comeback Dramatis Antar Persib Juara Dewata Challenge Series 2026

Gelandang pemenang penghargaan Ballon d'Or tersebut menegaskan ambisinya untuk membawa AC Milan bangkit dan kembali ke jajaran elite. Keagungan sejarah serta kultur internal klub menjadi alasan utama baginya untuk menyetarakan klubnya dengan Real Madrid.

"Saya pernah bermain untuk klub terbesar di dunia, Real Madrid, tapi saya merasa Milan itu di level yang sama," kata Modric kepada Milan TV.

Modric menilai kebesaran sebuah klub sepak bola tidak hanya diukur dari pencapaian di atas lapangan hijau semata. Dedikasi dari seluruh staf serta dukungan masif dari basis penggemar turut menjadi fondasi utama kehebatan klub tersebut.

Baca Juga: Pol Espargaro: Bintang MotoGP Sekarang Bakal Kesulitan dengan Regulasi Tahun 2027

"Mereka yang membicarakan tentang Milan melakukan hal-hal yang berbeda daripada klub-klub lain. Dan ketika Anda datang ke sini, Anda paham alasannya: ini adalah salah satu klub terbaik di dunia, dan orang-orang yang bekerja di sini membuatnya hebat, fannya," Modric menambahkan.

Kini, fokus Modric tercurah sepenuhnya untuk menyambut bergulirnya kompetisi Serie A musim 2026/2027 pada akhir pekan ini. Pengalaman serta kepemimpinannya bakal menjadi tumpuan utama pelatih dalam mengarungi ketatnya persaingan persaingan musim baru.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Genoa 0-2 Napoli: De Bruyne Jadi Inspirator Kemenangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:11 WIB

Heboh! Ronaldinho Kembali Bermain di Liga Italia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:17 WIB
X