SportlinkNews - Kekalahan 0-3 dari Chelsea menjadi penutup yang kurang manis bagi AC Milan dalam rangkaian tur pramusim mereka di kawasan Asia-Pasifik.
Namun, bagi Ruben Amorim, hasil tersebut justru memberikan bahan evaluasi penting sebelum Rossoneri memasuki musim kompetisi 2026/2027.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 8 Agustus, Milan harus mengakui keunggulan Chelsea setelah dua gol Joao Pedro dan satu gol Moises Caicedo membuat gawang Rossoneri bergetar tiga kali.
Baca Juga: Liverpool Segera Resmikan Kedatangan Ronald Araujo dari Barcelona
Pertandingan berjalan cukup berimbang pada babak pertama. Chelsea beberapa kali mengancam melalui Joao Pedro dan Pedro Neto, sementara Milan mencoba membangun serangan lewat Rafael Leao serta Luka Modric.
Milan sempat memiliki peluang melalui Leao dan Modric, tetapi belum mampu menghasilkan gol. Di sisi lain, kiper Lorenzo Torriani juga beberapa kali harus bekerja keras untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Kebuntuan akhirnya pecah pada masa tambahan waktu babak pertama. Joao Pedro menyambut sepak pojok Caicedo dengan sundulan yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk Chelsea.
Baca Juga: Bruno Guimaraes Resmi Berkostum Arsenal
Situasi semakin sulit bagi Milan setelah turun minum. Joao Pedro kembali mencetak gol hanya dua menit setelah babak kedua dimulai melalui umpan Pedro Neto.
Belum sempat Milan menemukan momentum untuk bangkit, Caicedo kembali memperlebar keunggulan Chelsea pada menit ke-51.
Tendangan sudut Romeo Lavia berhasil dimanfaatkan gelandang Ekuador tersebut untuk membuat skor menjadi 3-0.
Baca Juga: Tambah Amunisi Lini Belakang, Persib Bandung Rekrut Danijel Loncar
Milan kemudian mencoba meningkatkan tekanan. Namun, berbagai upaya yang dibangun Rossoneri belum mampu menembus pertahanan Chelsea. Beberapa peluang yang datang juga belum menghasilkan gol hingga pertandingan berakhir.
Di tengah hasil mengecewakan tersebut, Amorim justru melihat pertandingan di Jakarta sebagai kesempatan penting untuk mengumpulkan informasi mengenai skuadnya.
Pelatih asal Portugal itu mengakui Milan belum menunjukkan performa terbaik. Masih terdapat sejumlah aspek permainan yang menurutnya harus segera diperbaiki sebelum kompetisi resmi dimulai.
Baca Juga: Tahan Indonesia, Singapura Bidik Hasil Lebih Tinggi di ASEAN Hyundai Cup 2026
"Tentu saja kami tidak bermain dengan sangat baik. Ada banyak hal yang harus kami perbaiki. Tapi, itu adalah hal yang normal," ucapnya.
Menurutnya, setiap laga di pramusim ini menjadi ruang untuk melihat kesiapan pemain, menguji berbagai pendekatan permainan, sekaligus menentukan bagian mana yang masih membutuhkan pembenahan.
Kekalahan dari Chelsea pun memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai pekerjaan rumah Milan. Terutama bagaimana tim merespons tekanan, menjaga organisasi permainan, serta mengubah peluang menjadi ancaman yang lebih efektif.
Baca Juga: John Herdman Petik Pelajaran dari Kegagalan Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026
Amorim mengaku tetap mendapatkan banyak informasi berharga dari pertandingan tersebut. Penilaian terhadap pemain menjadi bagian penting dari persiapan sebelum Milan memasuki persaingan Serie A musim depan.
"Yang penting adalah mempersiapkan tim dan melihat kemampuan semua pemain," katanya.
Salah satu hal positif yang muncul dari laga tersebut adalah kesempatan bagi pemain baru Milan, Diawara, untuk menjalani debut.
Baca Juga: Gagal ke Semifinal, John Herdman Ungkap Pekerjaan Rumah Timnas Indonesia
Bek kelahiran 2006 itu masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua dan menjadi salah satu bagian dari proses Amorim dalam mengevaluasi kedalaman skuad.
Tur pramusim Milan di Australia dan Indonesia kini telah selesai. Setelah sebelumnya bermain imbang melawan Celtic dan Inter, Rossoneri menutup rangkaian tersebut dengan kekalahan dari Chelsea.
Namun, Milan masih memiliki satu pertandingan uji coba sebelum kompetisi resmi dimulai. Rossoneri akan menghadapi Manchester United di Wrocław, Polandia, Sabtu, 15 Agustus mendatang.
Baca Juga: Herdman Belum Kunci Kiper Ketiga Timnas Indonesia, Nadeo dan Cahya Masih Bersaing
Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan terakhir Amorim untuk menguji tim sekaligus memperbaiki sejumlah kelemahan yang terlihat selama rangkaian pramusim.
"Kami akan kembali ke Milan dan kami akan melatih hal-hal yang perlu kami kerjakan tersebut," tegas Amorim.
Artikel Terkait
Pramusim Chelsea vs AC Milan di GBK Tanpa Label Piala Presiden Supermatch 2026
Chelsea vs AC Milan Jadi Motor Baru Sport Tourism Indonesia
Tak Cemas AC Milan Finis Kelima, Luka Modric Mantap Bertahan
Hadapi Chelsea, Ruben Amorim Tegaskan AC Milan Bawa Misi Khusus di Jakarta
Pramusim: Bukan Sekadar Menang, Ini Misi Xabi Alonso di Balik Kemenangan Chelsea atas Milan