“Penglihatan saya tidak pernah terlalu tajam, jadi saya tidak melihat kejadian itu dengan jelas dari pinggir lapangan,” ujar pelatih Napoli itu sambil mengangkat bahu.
Antonio Conte mungkin lebih mengutamakan permainan berbasis penguasaan bola dibandingkan Allegri, namun apakah sang pelatih baru melihat adanya potensi untuk mengembangkan aspek tersebut?
“Kami memiliki pemain-pemain yang kemampuan mengumpannya sudah mendarah daging, tetapi ini baru permulaan; terkadang kami kurang sabar dalam mengalirkan bola dan justru memaksakan serangan. Saat kami unggul 2-0, kami malah melakukan hal sebaliknya—berusaha mempertahankan penguasaan bola di dekat area penalti sendiri alih-alih bergerak maju—jadi kami perlu membalikkan kedua kecenderungan tersebut,” pungkas Allegri.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Perunggu Amri/Nita, Sinyal Kebangkitan Ganda Campuran Indonesia
MVP Leg Pertama Final ASEAN Championship, Patrik Le Giang Puas Vietnam Bungkam Thailand
Persib Mulai Asah Taktik, Berguinho Kembali Jelang Play-off ACL Two
Genoa 0-2 Napoli: De Bruyne Jadi Inspirator Kemenangan
Fans Man Utd Marah Kecam Wawancara Munafik Bruno Fernandes Usai Kalah dari Hull