Milan sempat mengajukan protes keras meminta penalti saat laga memasuki satu jam permainan, ketika umpan silang Cisse diblok oleh lengan Nikola Vlasic yang terbuka lebar.
Namun, VAR meninjau insiden tersebut dan sependapat dengan wasit bahwa lengan pemain tidak bergerak ke arah bola.
Musim ini, para wasit berupaya lebih mempertimbangkan aspek pergerakan dan konteks kejadian, bukan sekadar posisi lengan semata.
Baca Juga: Uji Coba Bareng Bali United FC, Pelatih PSIM Jogja Akui Penyelesaian Akhir Pemainnya Masih Buruk
Rossoneri akhirnya memecah kebuntuan ketika Rabiot—yang bermain lebih ke depan dari biasanya—melepaskan umpan silang melambung ke arah Cisse; Cisse mengontrol bola dengan dada lalu melepaskan tembakan melengkung saat bola memantul, mengarahkannya ke sudut bawah tiang jauh menggunakan sisi dalam kaki kanannya.
Ini merupakan gol Serie A pertama bagi pemain muda berusia 19 tahun tersebut.
Tak lama berselang, Rabiot menegaskan kontribusi besarnya dengan mencetak gol kedua; ia berada di posisi yang tepat di tiang jauh untuk menyambut umpan silang Chukwueze dengan tembakan voli terukur.
Torino sempat membalas lewat aksi Alieu Njie yang memotong arah lari melewati Gila dan melepaskan tembakan keras yang membentur tiang gawang dari sudut sempit.
Baca Juga: Barcelona Gigit Jari, Inter Milan Tutup Rapat Negosiasi Lautaro Martinez
Kemudian, Pietro Comuzzo melepaskan tembakan voli yang meleset dari jarak sekitar 11 meter setelah menerima umpan lambung indah dari Fitz-Jim yang berhasil lolos dari jebakan offside.
Granata menyia-nyiakan peluang emas di pengujung laga saat Njie mengirim umpan silang ke tiang jauh, namun Aboukhlal justru melepaskan tembakan voli yang melenceng dari jarak sangat dekat.
Torino akhirnya berhasil mencetak satu gol balasan di masa injury time lewat penyelesaian akrobatik luar biasa dari Che Adams.
Ia menyambar bola tendangan bebas dengan gerakan voli melengkung melewati kepala ke arah sudut atas tiang jauh, tak terjangkau oleh ujung jari Maignan.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Alex Lanier Cetak Sejarah, Prancis Borong Dua Gelar Juara Dunia
Kolaborasi Lintas Sektor Sukses Kawal Liga Universitas 2026
Soroti Bola Mati dan Pertahanan Pasif, Wayne Rooney Kecewa Performa Manchester United
Pelajaran Transisi Manchester City, Resep Enzo Maresca Temukan Suksesor Rodri
Atalanta 2-1 Sassuolo: Sarri Melihat Atalanta Sempat Terlalu Pasif