“Kami jelas tidak senang karena mereka tim yang tangguh,” ujar Idzes.
Ia menilai Sassuolo seharusnya bisa tampil lebih baik.
“Kami menciptakan peluang pertama dan kemudian kebobolan penalti, bahkan saya belum menyentuh bola, dan kami tertinggal 0-1,” katanya.
“Aneh? Iya, memang aneh,” lanjutnya.
Meski demikian, Idzes tetap memuji mentalitas timnya yang berjuang hingga akhir.
“Pada akhirnya kami tidak pernah menyerah dan itu penting,” tuturnya.