SportlinkNews - Barcelona mengamankan kemenangan 2-0 atas Espanyol pada Jumat 16 Mei 2025 dini hari WIB untuk memenangkan derby Catalan lainnya.
Kemenangan tersebut mengantar Barcelona juara La Liga 2024-25. Dengan dua pertandingan tersisa, mereka tidak dapat dikejar oleh Real Madrid, yang terpaut tujuh poin.
Barcelona tahu sebelum pertandingan di Stadion RCDE bahwa mereka perlu menang untuk mengamankan diri sebagai juara.
Baca Juga: Hooligan Espanyol Usir Barcelona Gelar Pesta Juara
Namun, itu jauh dari mudah, seperti yang disinggung Hansi Flick dalam konferensi pers pascapertandingannya, yang dilaporkan Diario AS.
Hansi Flick bereaksi terhadap Espanyol-Barcelona.
“Espanyol bertahan dengan sangat baik, mereka sangat berbahaya. Saya sangat senang. Saya pikir dalam pemanasan Lamine mencetak dua gol seperti itu, itu sempurna,” kata Hansi Flick.
Kemenangan atas Espanyol melanjutkan rekor tak terkalahkan Barcelona di La Liga pada tahun 2025.
Rekor ini membantu mereka mengalahkan Real Madrid dan Atletico Madrid dalam perebutan gelar.
Baca Juga: Indonesia Loloskan Enam Wakil ke Perempat Final Thailand Open 2025
Hansi Flick mengungkapkan kebanggaannya atas penampilan para pemainnya sejak awal Januari.
“Saya pikir paruh kedua musim ini luar biasa, kami belum pernah kalah. Saya mengucapkan selamat kepada tim, klub, dan para penggemar. Luar biasa," ujarnya.
Lebih lanjut diutarakan kehadiran suporter selalu penting untuk tetap kuat secara mental. Apa yang telah tim lakukan setelah jeda musim dingin telah membantu kepercayaan diri.
Baca Juga: Kuota Pemain Asing di Liga 1 musim 2025/2026 Berubah, Membuka Persaingan Lebih Lebar
Artikel Terkait
Komentar Tak Terduga Pelatih Bologna Usai Juara Coppa Italia
Pelatih Persib Bakal Turunkan Pemain yang Jarang Tampil di Sisa Pertandingan Liga 1 2024/2025
Dibandingkan Media Korea dengan Shin Tae-yong, Komitmen Patrick Kluivert di Timnas Indonesia Dipertanyakan
Pingsan Mengerikan di Lapangan, Pemain Sepak Bola Savy King Operasi Jantung Darurat
Balap F1 Mendarat di Benua Eropa, Sirkuit Imola Jadi Laga Pembuka
Gregoria Mariska Berjuang Lawan Vertigo, Terpaksa Tinggalkan Banyak Turnamen