Gregoria Mariska Berjuang Lawan Vertigo, Terpaksa Tinggalkan Banyak Turnamen

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 15 Mei 2025 | 20:52 WIB
Tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung memutuskan absen lebih lama untuk bertanding dan fokus mencari penyebab penyakitnya. Sejak akhir Maret lalu, Gregoria menderita vertigo berat.
Tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung memutuskan absen lebih lama untuk bertanding dan fokus mencari penyebab penyakitnya. Sejak akhir Maret lalu, Gregoria menderita vertigo berat.

SportlinkNews - Kabar kurang baik datang dari tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung yang memutuskan untuk absen bertanding lebih lama, karena sakit yang dideritanya.

Dia mengalami vertigo/migrain berat dalam beberapa waktu, sejak akhir Maret lalu.

Hal itu membuat dirinya tidak jadi berangkat menuju Piala Sudirman 2025 bersama Putri Kusuma Wardani.

Karena beberapa hari jelang keberangkatan waktu itu, kondisi Gregoria tiba-tiba drop, bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit dua kali dalam periode satu bulan.

Baca Juga: Espanyol Vs Barcelona: Menuju Gerbang Juara La Liga, tapi Tetangga Belum Tentu Rela

Setiap 'episode' rasa nyeri di kepala akan berlangsung selama 4-5 jam, yang membuat Gregoria kehilangan keseimbangan, muntah, dan tidak dapat melakukan apapun selain berbaring.

Beberapa saat kondisinya bisa tiba-tiba membaik, namun kemudian bisa mendadak kambuh, hingga menjadi sulit diprediksi kapan nyeri itu akan datang dan pergi.

"Awalnya, saya mengira ini dipicu oleh stres berat. Saya ke dokter dan melakukan MRI pada otak dan leher, syukurnya hasilnya normal," tulisnya di media sosialnya.
 
"Dokter menyatakan bahwa tak mudah menemukan penyebab pasti dari vertigo karena bisa dipicu oleh beragam hal. Dokter juga menyarankan agar saya beristirahat sebanyak mungkin untuk memastikan apakah kondisinya membaik, sembari melakukan beberapa tes untuk menemukan penyebabnya," tambah peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo tersebut.

Baca Juga: Timnas Malaysia Rekrut Eks Everton yang Kontroversial Jadi Asisten Pelatih

Dia sempat melakukan beberapa upaya seperti ke fisioterapi. Sempat membaik dan kembali latihan ringan, tetapi tidak lama kemudian dia kembali tumbang.

"Sayangnya, ini berarti saya harus mundur dari banyak turnamen. Ini sangat berat, dan saya berharap hal ini dapat segera terlewati, akar masalahnya dapat ditemukan, dan yang terpenting saya dapat kembali ke lapangan," ungkap Gregoria.

Menanggapi masalah Gregoria, PBSI melalui Wakil Ketua I, Taufik Hidayat mengatakan bahwa nanti Kabid Humas yang akan berkomunikasi langsung dengan Gregoria.

Tapi yang pasti, pihaknya mendoakan Gregoria cepat sehat dan bisa kembali berlatih.

Baca Juga: Pingsan Mengerikan di Lapangan, Pemain Sepak Bola Savy King Operasi Jantung Darurat

"Sakitnya apa, solusinya apa, belum ada yang tahu kita semua," tukasnya di Pelatnas PBSI, Jakarta, Kamis, 15 Mei 2025.

Terkait dengan peluang proteksi rangking seperti yang dilakukan oleh Anthony Sinisuka Ginting, Taufik mengatakan bahwa itu tergantung dari pemainnya.

Sejauh ini Gregoria belum mengajukan permintaan itu, dan pihaknya juga belum menerima laporan seperti apa.

"Nanti kita akan rapat buat tahu penganan seperti apa ini. Doain yang sehat aja deh dia, cepet main lagi di Indonesia Open dan turnamen lainnya," ucap Taufik.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: Instagram @gregoriamrska

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X