Kamis (15/5) adalah titik awal perayaan setelah kemenangan tandang 2-0 di Espanyol yang memastikan gelar liga ke-28 bagi Klub, dan Jumat adalah kelanjutan dari pesta.
Bus atap terbuka kedua yang disponsori oleh Estrella Damm menyediakan musik live dan bus ketiga memandu para pemain dan staf pelatih Hansi Flick berkeliling kota.
Jadwalnya sempurna: Jumat pukul 6 sore, tepat saat sekolah-sekolah bubar dan sebelum akhir pekan.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Madura United Tundukkan Bali United, VAR Jadi Penyelamat
Banyak anak-anak menyaksikan parade pertama mereka, terkesima oleh besarnya acara tersebut.
Kegembiraan terasa nyata, dengan anak-anak kecil menonton parade dengan mata terbelalak, seolah-olah mereka sedang menyaksikan Tiga Orang Bijak itu sendiri lewat.
Karena tim ini memiliki sesuatu yang istimewa; ia memancarkan keajaiban, pengikut Barcelona, dan telah berhasil terhubung dengan generasi baru culés yang telah mengagumi mereka.
Terutama Lamine Yamal, yang paling terkenal, yang berani memimpin beberapa bagian parade dengan mikrofon di tangannya untuk bernyanyi bersama para penggemar.
Baca Juga: Knicks Kembali ke Final Wilayah Timur, Kedua Kalinya Sejak Era Rick Brunson
Barcelona, blaugrana
Kota Barcelona adalah blaugrana dengan balkon yang dihiasi warna Barça, bendera di mana-mana, dan perasaan bahwa seluruh kota memberi penghormatan atas keberhasilan tim mereka.
Pada hari Jumat, atraksi wisata di Barcelona memudar ke latar belakang untuk memberi jalan bagi tim yang telah mampu terhubung dengan para penggemar dan memberikan mereka kembali senyuman selama seluruh musim dan selama parade.
“Musim ini sangat hebat. Tetapi, kami sebenarnya masih bisa meraih hasil lebih baik lagi. Kami akan mencobanya musim depan,” ujar wide attacker FCB Lamine Yamal.
Baca Juga: Komentar Jujur Kapten Red Sparks, Elisa Zanet Tidak Selevel Megawati
Pernyataan Yamal merujuk kepada kegagalan FCB ke final Liga Champions. Mereka disingkirkan Inter Milan di semifinal dengan kalah agregat 6-7 via second leg dramatis.
Total, dalam empat El Clasico musim ini FCB mencetak 16 gol atau rata-rata 4 gol per laga. Hebatnya, empat kemenangan tersebut jadi kunci keberhasilan FCB memenangi mini treble mereka.
Artikel Terkait
Chelsea 1 Man Utd 0: Marc Cucurella Selamatkan Impian ke Liga Champions
Prediksi Final Piala FA, Crystal Palace Vs Manchester City: Kesempatan Terakhir Guardiola
Awalnya Sindir Timnas Indonesia, Sekarang Malaysia Panggil 10 Pemain Naturalisasi
Dendam Belum Tuntas, Duel Ulang Chris Eubank Jr Vs Conor Benn Digelar 27 September
Victoria Beckham Memukau dengan Gaun Basah Tembus Pandang, Tak Mau Kalah dengan Menantunya