Kekalahan Beruntun Membuat Real Madrid Terpuruk dalam Perebutan Gelar La Liga

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 4 Maret 2026 | 15:15 WIB
Real Madrid dipermak Getafe 1-0 di kandang sendiri.
Real Madrid dipermak Getafe 1-0 di kandang sendiri.

Barcelona kini menjadi favorit utama, dengan juara bertahan meraih gelar La Liga lainnya dalam 79,5% simulasi saat ini.

Madrid dicemooh oleh pendukung mereka baik saat jeda maupun setelah pertandingan berakhir.

Sementara Arbeloa menuai kemarahan penonton tuan rumah ketika ia menarik keluar pemain debutan berusia 18 tahun, Thiago Pitarch, setelah 55 menit. Pemain muda itu hanya salah memberikan lima umpan dari 47 umpannya pada debutnya.

Namun ketika ditanya tentang pergantian pemain tersebut, Arbeloa berkata: “Thiago bermain bagus. Itu tidak terlihat seperti pertandingan pertamanya untuk Madrid; dengan kepribadian yang telah ia tunjukkan."

Baca Juga: Bek Real Madrid Dikecam Lakukan Gerakan MMA dengan Tekel Lutut ke Wajah Lawan

“Pergantian itu bukan karena penampilannya, sebaliknya. Para penggemar mencemooh pergantian tersebut, dan saya menerima dan memahaminya.”

Ini adalah pertandingan lain di mana Real Madrid tertinggal dan gagal meraih poin. Mereka kini telah berada dalam posisi kalah dalam tujuh pertandingan di musim 2025-26, hanya mengumpulkan lima poin dari pertandingan-pertandingan tersebut.

Barcelona, ​​sebagai perbandingan, telah memenangkan 18 poin dari 10 pertandingan di mana mereka tertinggal, jumlah tertinggi di liga.

Ketiadaan Mbappe yang tak tergantikan jelas tidak membantu Madrid.
Pemain Prancis itu telah menjadi striker yang luar biasa di La Liga musim ini dengan 23 gol dalam 23 pertandingan, tujuh gol lebih banyak dari pemain lain.

Baca Juga: Sindrom Kelelahan Olahraga, Ketika Tubuh Gagal Pulih Secara Normal

Ia telah melakukan hampir seperempat tembakan Madrid di La Liga pada musim 2025-26 (23,2%), tetapi penggantinya, Gonzalo Garcia, hanya mencetak satu gol dalam 90 menit dalam kekalahan ini.

Sementara itu, pelatih Getafe, Bordalas, mendapatkan hadiah awal menjelang ulang tahunnya yang ke-62 pada hari Kamis.

Sebelumnya, ia belum pernah menang dalam 16 pertandingan La Liga sebagai pelatih melawan Real Madrid (2 seri, 14 kalah), rekor terburuknya. melawan lawan mana pun sepanjang karier manajerialnya di liga utama Spanyol.

Baca Juga: Tumbangkan Madura United, Skuat Malut United Catat Kemenangan Penting di Pamekasan

Ia memuji kerja defensif timnya setelah Madrid hanya mampu melepaskan tujuh tembakan tepat sasaran dan 1,91 expected goals (xG), angka terendah mereka dalam pertandingan kandang liga sejak akhir September.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X