LaLiga Gelar Pekan Jersei Retro, Barcelona dan Real Madrid Pilih Absen

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 22:22 WIB
Drama lima gol terjadi antara Barcelona dan Real Madrid di final Piala Super Spanyol.
Drama lima gol terjadi antara Barcelona dan Real Madrid di final Piala Super Spanyol.

SportlinkNews - LaLiga berencana menghadirkan konsep baru dalam kompetisi musim ini melalui program bertajuk “Jornada Retro” yang dijadwalkan berlangsung pada April. Dalam agenda tersebut, klub-klub peserta akan mengenakan seragam yang terinspirasi dari desain klasik dalam sejarah masing-masing tim.

Program yang juga disebut sebagai Retro Matchday ini direncanakan digelar pada 10 hingga 13 April. Sebanyak 38 klub dari dua kasta teratas kompetisi sepak bola Spanyol dijadwalkan ikut ambil bagian dengan menggunakan jersey yang dirancang ulang berdasarkan era legendaris mereka.

Tidak hanya para pemain, perangkat pertandingan juga akan ikut memeriahkan suasana. Para wasit disebut akan memakai seragam bergaya vintage yang dibuat khusus agar nuansa pertandingan terasa seperti kembali ke masa lalu.

Baca Juga: Napoli Tundukkan Torino 2-1, Dekati Tiket Liga Champions

Meski demikian, tidak semua klub menyambut penuh inisiatif tersebut. Beberapa tim dilaporkan memilih untuk tidak berpartisipasi dalam penggunaan seragam retro.

Barcelona, Real Madrid, Getafe, dan Rayo Vallecano menjadi klub yang diketahui tidak akan mengenakan jersei bernuansa klasik tersebut. Barcelona bersama dua klub lainnya menyebut alasan logistik sebagai kendala, sementara Real Madrid dilaporkan memilih tidak terlibat dalam proyek tersebut.

LaLiga sendiri menilai program ini sebagai cara untuk menghubungkan generasi penggemar lama dan baru melalui elemen sejarah klub.

Baca Juga: CAS Tolak Banding FAM, Tujuh Pemain Keturunan Malaysia Tetap Disanksi

"Hari Retro adalah kesempatan unik untuk memberi penghormatan kepada sejarah klub dan simbol-simbol yang telah membentuk beberapa generasi penggemar," ujar salah seorang direktur LaLiga, Jaime Blanco.

"Ini adalah cara untuk membawa masa lalu ke masa kini, terus menciptakan pengalaman dan menempa warisan yang terhubung secara emosional dengan para penggemar."

Selain perubahan pada kostum tim, pengalaman menonton pertandingan juga akan dibuat berbeda. Siaran televisi direncanakan menggunakan grafis dan identitas visual bergaya retro agar penonton dapat merasakan atmosfer sepak bola dari era sebelumnya.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X