SportlinkNews - Spekulasi mengenai masa depan dan peran taktis Trent Alexander-Arnold di Real Madrid mulai memanas pada awal musim ini. Pemain asal Inggris tersebut berpotensi menggeser posisinya menjadi gelandang bertahan demi mengamankan menit bermain reguler.
Persaingan ketat di posisi bek kanan memaksa Alexander-Arnold harus merela duduk di bangku cadangan pada laga pembuka LaLiga 2026/27. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, lebih memilih menurunkan Denzel Dumfries sebagai starter di lini pertahanan.
Keputusan Mourinho terbukti membawa hasil positif saat El Real mencuri kemenangan 2-1 di markas Espanyol, Stadion RCDE. Jude Bellingham membuka keunggulan sebelum disamakan Javi Hernandez, lalu Carlos Espi mencetak gol penentu kemenangan pada menit akhir.
Baca Juga: Klasemen Pembalap F1 dan Konstruktor Usai Grand Prix Belanda yang Penuh Drama
Alexander-Arnold baru diberi kesempatan tampil Mourinho pada sepuluh menit terakhir pertandingan untuk menggantikan posisi Dumfries. Situasi ini menegaskan ketatnya persaingan memperebutkan posisi utama di sektor kanan pertahanan Los Blancos.
Catatan impresif tujuh asis dari 35 laga musim lalu rupanya belum cukup meyakinkan Mourinho untuk memasang Alexander-Arnold sejak menit awal. The Special One lebih memprioritaskan Dumfries yang baru didatangkan dari Inter Milan.
Sorotan atas minimnya menit bermain pemain berusia 27 tahun itu mendapat perhatian serius dari jurnalis asal Inggris, Andy Brassell. Ia menyayangkan jika potensi besar Alexander-Arnold harus terbuang sia-sia di bangku cadangan.
Baca Juga: Suporter Chelsea Geram Menuntut Sang Bintang Dijual
Brassell memberikan saran agar Mourinho menggeser peran Alexander-Arnold menjadi gelandang bertahan di lini tengah. Opsi ini dinilai sangat realistis mengingat stok pemain Real Madrid di posisi tersebut saat ini sangat terbatas.
Krisis gelandang bertahan kian terasa saat Mourinho terpaksa menduetkan Federico Valverde dan Bernardo Silva sebagai penyeimbang tim. Kedua pemain tersebut pada dasarnya tidak memiliki posisi alami sebagai seorang gelandang bertahan murni.
Kondisi lini tengah Los Blancos makin mengkhawatirkan menyusul cedera yang dialami oleh pemain pilar mereka, Aurelien Tchouameni. Praktis, tim ibu kota Spanyol itu hanya menyisakan Eduardo Camavinga sebagai opsi gelandang bertahan murni.
Baca Juga: Pembalap F1 Audi Nyaris Celaka, Nico Hulkenberg Lolos dari Tabrakan Maut di GP Belanda
Upaya manajemen Real Madrid untuk mendatangkan Rodri guna memperkuat kedalaman lini tengah juga dipastikan menemui jalan buntu. Pemain asal Spanyol tersebut justru secara mengejutkan memilih untuk bergabung dengan rival abadi mereka, Barcelona.
Eksperimen memainkan Alexander-Arnold sebagai gelandang tengah sebenarnya bukan hal baru dalam rekam jejak karier profesionalnya. Ia kerap mengemban peran tersebut saat masih membela Liverpool maupun ketika memperkuat Timnas Inggris.