PT Wika pemenang tender dari proyek yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu.
Pengerjaan fisik dari proyek yang menggunakan anggaran mencapai Rp 70 miliar tersebut, baru dilakukan Februari 2024.
"Dalamnya sudah hampir rampung. Yang belum finishing bagian depan, repair dan pelepasan baja penyangga tower box," kata Erwin, pelaksana struktur renovasi stadion.
Awalnya sejak stadion tersebut diratakan dengan tanah pada Januari 2024, dibutuhkan sekitar 600 orang pekerja. Kemudian sejak April hingga hari ini berkurang jadi sekitar 100 orang.
Baca Juga: Bukayo Saka Jadi Pemain Termuda Ketiga yang Cetak 100 Kemenangan
"Secara teknis tidak ada masalah. Stadion ini sudah bisa digunakan untuk pertandingan saat PON nanti. Kami tinggal membersihkan debu-debu sisa pembangunan," ujarnya.
Stadion ini berkapasitas 10.000-12.000 kursi penonton. Tapi, setelah direnovasi hanya bisa menampung sekitar 7.000 penonton.
"Setelah selesai PON, baru rampung 100 persen," jelas Erwin.
Artikel Terkait
Pelatih Venezia Puji Debut Jay Idzes di Serie A, Pemain Indonesia Pertama di Kasta Tertinggi Italia
Perjuangan Berat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Harga Tiket dan Tantangan Finansial
Masa Depan Sepatu Tenis Mirip Sepatu Basket Tercermin Pada Coco CG2
Skuad Merah-Putih Siap Tempur di Negeri Ginseng
PON XXI Aceh-Sumut 2024 Resmi Akan Dibuka Presiden Joko Widodo