SportlinkNews - Provinsi Riau memimpin klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Kontingen dari Bumi Lancang Kuning itu meraup empat medali emas, dua perak dan dua perunggu.
Pundi-pundi emas itu digali dari cabang olahraga senam artistik putra. Atlet senam Riau, Abiyu Raffi dan Agung Suci Tantio Akbar berhasil meraih dua medali emas nomor senam artistik perseorangan senam laintai, Jumat (30/8).
Baca Juga: Senam Artistik DKI Jakarta Sumbang Emas Ketiga
Sebelumnya, Riau berhasil meraih medali emas dari tim beregu putra senam artistik yang diperkuat Agung, Abiyu, M Afrizal dan Rayhan.
Untuk diketahui, cabang olahraga senam menjadi Cabor pertama yang dipertandingkan pada PON XXI Aceh-Sumut, yang dilaksanakan di Kota Medan, Sumatera Utara 27-30 September.
Satu medali emas lagi diperembahkan Abiyu Raffi di nomor perorangan serba bisa (All Around) yang mendapat skor ttertinggi 74,732.
Baca Juga: BNPT Turun Tangan Dukung Keamanan PON XXI dari Ancaman Terorisme
Sementara itu, posisi kedua ditempati DKI Jakarta yang membukukan 3 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Ketiga emas itu juga diperoleh dari cabor senam artistik.
Emas pertama dari nomor beregu putri yang ditopang Ammera Rahmajanni Hariadi, Trithalia, Alarice Mallica, dan Nadia Inda Amalia.
Kemudian nomor perorangan serba bisa putri lewat Nadia Indah Amalia, dan perorangan per alat-palang bertingkat atas nama Ameera Rahmajanni Hariadi.
Baca Juga: Polda Sumut Pasang 61 Unit CCTV Pantau Pengamanan PON XXI 2024
Posisi ketiga ditongkrongi Jawa Timur dengan tabungan 2 emas, 3 perak dan 1 perunggu. Kemudian diikuti Jawa Barat yang meraih 1 medali emas dan 2 perak.
Artikel Terkait
Hasil Lengkap Undian Liga Champions, Jamie Carragher Bereaksi Soal Format Baru
Ancelotti Frustrasi Mbappe Belum Gacor, Tiga Kali Main Nihil Gol
Thailand Balas Dendam, Kalahkan Timnas Indonesia U-20 di Turnamen Seoul Earth on Us Cup 2024
Bologna Siap Tantang Liverpool di Liga Champions 2024-2025 dengan Inspirasi dari Atalanta
Kylian Mbappe Disorot Fans Real Madrid Setelah Tiga Laga Tanpa Kontribusi: Kritikan dan Tuntutan Jual Bermunculan