Pertandingan Dayung Sempat Dihentikan karena Angin, TD Canoeing: Keselamatan Nomor Satu

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 3 September 2024 | 17:51 WIB
Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar (PB) PODSI Hari Sidharta yang juga Technical Delegate (TD) Canoeing, mengatakan bahwa keselamatan atlet menjadi prioritas. (sportlinknews)
Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar (PB) PODSI Hari Sidharta yang juga Technical Delegate (TD) Canoeing, mengatakan bahwa keselamatan atlet menjadi prioritas. (sportlinknews)

SportlinkNews - Sebanyak 14 race berhasil digelar pada hari pertama lomba cabang olahraga dayung Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

Pertandingan berlangsung di Waduk Keuliling Indrapuri, Aceh Besar, Selasa (3/9). Sebanyak 560 atlet dari 28 provinsi ikut berpartisipasi.

Belum termasuk tuan rumah Aceh dan Sumatera Utara serta Daerah Otonomo Baru (DOB) Papua yang mendapatkan wild card.

Para atlet akan memperebutkan 45 medali emas dari nomor canoeing, rowing (sprint becah rowing) dan traditional boat race (TBR).

Baca Juga: Hockey Indoor Putra Jawa Barat Bantai Tim Jateng dengan Skor Telak Tanpa Balas

"Kami sudah melakukan persiapan beberapa bulan yang lalu. Alhamdulillah berlangsung lancar. Meskipun banyak hal yang dihadapi mengingat ini kali pertama PON digelar di Aceh," kata Ketua Panitia Pelaksana, Sulaiman Badai.

Lebih lanjut Sulaiman Badai yang juga Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Provinsi Aceh, mengatakan pada hari pertama lomba nomor kano 1000 meter putra sempat dihentikan selama 15 menit karena angin kencang melanda di waduk Keuliling.

Kemudian diputuskan untuk menunda sementara pertandingan yang memasuki heat 1 yang mempertemukan Sulawesi Utara, Aceh, Riau, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga: PON XXI Wilayah Sumatera Utara Libatkan 70 Ribu Volunteer, Pecahkan Rekor MURI

"Baru kali ini ada angin kencang. Tentu keselamatan atlet nomor satu. Kami memutuskan untuk menghentikan sementara. Namun, ketika angin reda pertandingan kembali dilanjutkan," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar (PB) PODSI Hari Sidharta yang juga Technical Delegate (TD) Canoeing, sepakat bahwa keselamatan atlet menjadi prioritas.

"Tidak ada ukuran seberapa besar kekuatan angin, ombak dan tekanan udara. Tapi, jika situasinya kami anggap berbahaya, maka keselamatan atlet menjadi prioritas," kata Hari Sidharta.

Baca Juga: Tim Sofbol Putri Jabar dan Papua Raih Skor Kembar

Dia menjelaskan nomor canoeing mempertandingan 18 nomor terdiri dari 9 putra dan 9 putri. Rencananya digelar di Pantai Kapuk selain di Waduk Keuliling.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB
X