Dari Hero to Zero, Begini Penjelasan Veddriq Leonardo yang Tumbang di PON XXI

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 12 September 2024 | 00:43 WIB
Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 Veddriq Leonardo tumbang di perempat final cabor panjat tebing nomor speed.
Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 Veddriq Leonardo tumbang di perempat final cabor panjat tebing nomor speed.

SportlinkNews - Kejutan terhampar di cabang olahraga panjat tebing PON XXI Aceh-Sumut 2024. Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 Veddriq Leonardo tumbang di Banda Aceh.

Veddriq menjadi hero pada Olimpiade Paris 2024, Agustus lalu. Dia mempersembahkan medali emas nomor speed individu dengan catatan 4,75 detik, mengalahkan Wu Peng (Cina) yang mencatat waktu 4,77 detik.

Selang sebulan, atlet berusia 27 tahun turun gunung. Veddriq mengusung Kalimantan Barat tampil di PON XXI Aceh-Sumut. Alih-alih diandalkan menyumbang medali emas, dia malah zero.

Baca Juga: DKI Jakarta Borong 6 Emas dari Catur dan Judo

Tampil di Arena Panjat Tebing Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Rabu (11/9), dia diunggulkan untuk meraih medali emas. Tapi, Veddriq malah dikalahkan atlet Jawa Tengah Kiromal Katiban pada babak perempat final.

"Akhirnya Kiromal Katibin melaju ke babak berikutnya," kata Veddriq sembari tersenyum.

Sebetulnya saat start sudah terjadi tarik menarik kecepatan antara Veddriq melawan atlet asal Jateng itu. Bahkan ketika berada di ketinggian pijakan bagian tengah persaingan masih terjadi.

Baca Juga: Ganda Putri Sumut Raih Medali Emas Bowling PON XXI Kalahkan Ganda Jawa Timur

Hanya saja saat Veddriq akan mendekati garis finish, dia terpeleset. Alhasil diapun kalah atas atlet asal Jateng itu.

Atlet pemegang rekor Olimpiade yang pernah mencatatkan waktu 4,79 detik untuk nomor speed tersebut ditinggal Kiromal. Bahkan lebih dulu menekan tombol dengan catatan waktu 4,82 detik, sedangkan Veddriq gagal mencapai puncak.

Sambil bergelantungan, Kiromal meluapkan ekspresi usai bisa mengalahkan rival yang pernah menaklukan dirinya di PON Papua.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas, Wasit Internasional Pimpin Pertandingkan Karate pada PON 2024

Sementara itu, Veddriq tampak menyapu bulir-bulir keringat di wajah sambil perlahan turun.

“Tadi sangat disayangkan ketika finishing malah terjadi error, pegangan terakhir lepas dan menyebabkan saya kehilangan momentum,” ungkap Veddriq.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB
X