Sabtu ini persaingan keras Jakarta dan Jabar terjadi beberapa cabor, termasuk sepak bola putri yang perebutan medali emasnya dilakukan sore nanti.
Peraihan emas ini akan sangat bergengsi karena disaksikan langsung oleh dua menteri, yakni Menpora Dito Ariotedjo dan Menteri BUMN Erick Thohir, yang juga ketum PSSI.
Baca Juga: Hajar TKO Praticia, Petinju DKI Nurul Izzah Pastikan Tiket Semifinal
Laga final sepak bola putri ini digelar mulai pkl 15.00 WIB di Stadion Mini Pancing, Disporasu, Sumut.
Sabtu ini juga terjadi persaingan sengit di kolam renang, tenis meja perorangan, boling, dan beberapa cabor lainnya, termasuk cabor beladiri seperti tinju.
Persaingan di kolam renang diwarnai drama upaya 'penculikan' Joe Aditya Wijaya Kurniawan oleh kontingen lainnya.
Bintang renang nasional asal Jakarta ini tiba-tiba saja diakui milik Sulteng. Joe Aditya punya ID Card ganda, Jakarta dan Sulteng. KONI Pusat yang akhirnya memutuskan jika Joe Aditya mewakili DKI Jakarta.
Baca Juga: Atlet Lempar Lembing Jawa Tengah Atina Nur Kamila Pecahkan Rekor PON
Beberapa cabor beladiri sudah memasuki babak akhir. Hengki Silatang, Ketua Pertina DKI Jakarta yang juga Wakil Komandan Kontingen, langsung merogoh koceknya untuk setiap petinjunya yang lolos ke semifinal.
"Lolos ke semifinal kita beri, ke final kasih lagi. Dapat medali emas sudah pasti banjir bonus," kata Hengki Silatang.
Perjuangan Jakarta untuk melonjak ke urutan teratas termasuk luar biasa di tengah makin kerasnya ancaman dari Jabar dan Jatim. Para atlet Jakarta terus mengalirkan emas demi emas dari arena pertandingan di Sumut dan Aceh.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pertandingan PON XXI Wilayah Aceh Hari Ini Sabtu 14 September
Di Sumut, Kontingen Jakarta meraih dua medali emas pada hari kedua pelaksanaan cabang olahraga atletik melalui Odekta Elvina Naibaho dari nomor 5 ribu meter putri dengan catatan waktu 16 menit 59,83 detik dan Rafael dari nomor lompat tinggi putra dengan catatan lompatan 2.16 meter sekaligus memecahkan rekor nasional atas nama Andre Dermawan dan Rizky Ghusyafa dengan tinggi lompatan 2.15 meter.
Kemudian pada cabang wushu Jakarta menambah dua emas, melalui Edgar Xavier Marvelo dari nomor daoshu dan gunshu putra serta Patricia Geraldine dari nomor jianshu dan qiangshu putri.
Pesilat DKI Jakarta Puspa Arum Sari mencatatkan hattrick medali emas di tiga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) secara berturut, setelah pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara mampu tampil memukau para juri dan mengunci gelar juara.
Artikel Terkait
Respons Cristiano Ronaldo terhadap Kritikan: Fokus pada Karier, Bukan Dua Ekor Tikus
AC Milan di Tengah Krisis, Zlatan Ibrahimovic dan RedBird Capital Berselisih
Hubungan Memanas, Erik ten Hag Serang Balik Cristiano Ronaldo soal Manchester United
Fabio Capello: Federico Chiesa Akan Nyetel di Liverpool, Joshua Zirkzee Kesulitan di Liga Inggris
Alasan Nico Williams Tolak Barcelona dan Memilih Stay di Athletic Club Akhirnya Terungkap
Media Belanda Soroti Dukungan Fans Indonesia untuk Maarten Paes dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026