“Ini adalah sikap saya atas kekecewaan dari Provinsi DKI Jakarta dan juga keputusan dewan hakim yang tidak mengizinkan saya mewakili Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Joe sehari sebelumnya.
Adapun pada perlombaan 200 meter gaya bebas putra, Joe mengalahkan perenang dari DKI Jakarta, Nicholas Karel Subagyo, yang finis di posisi kedua dengan waktu 1 menit 50,61 detik.
Baca Juga: Sudah Panen 12 Medali Emas, Sepatu Roda DKI Jakarta Masih Belum Puas
Moch. Akbar Putra Taufik dari Jawa Timur meraih medali perunggu dengan waktu 1 menit 51,16 detik.
Selain medali emas dalam nomor 200 meter gaya bebas, Joe juga menambah koleksinya dengan medali emas di nomor 50 meter gaya kupu-kupu putra, 4x200 meter gaya bebas estafet putra, dan 100 meter gaya kupu-kupu putra.
Kesuksesannya di PON 2024 menjadikannya sebagai salah satu atlet yang paling bersinar dalam pesta olahraga empat tahunan ini.
Artikel Terkait
Aceh Diguyur Hujan Deras Disertai Angin Kencang, BMKG Ingatkan PB PON
Kylian Mbappe Dijadikan Kambing Hitam di Tengah Isu Neymar Ganggu Ruang Ganti Real Madrid
AC Milan Gandeng Dyson dalam Kolaborasi Teknologi Mutakhir untuk Pengalaman Pemain dan Penggemar
FIFA Perkuat Kerja Sama dengan Lay's Jelang Piala Dunia 2026 dan Piala Dunia Wanita 2027
PSBS Biak Kembali Telan Korban, Madura United Dibuat Takluk di Pekan Kelima Liga 1